Bekasi, Mevin.ID — Seratus hari bukan waktu yang lama, tapi cukup untuk mengukur arah. Itulah yang dilakukan Lembaga Survei Visi Nusantara (LS-Vinus) terhadap duet kepemimpinan baru Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe. Hasilnya? Mayoritas warga bilang mereka puas.
Dalam survei yang melibatkan 800 warga dari berbagai wilayah di Kota Bekasi, sebanyak 72,02% responden mengaku puas terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota mereka dalam tiga bulan pertama masa jabatan.
Bukan sekadar angka, hasil ini menjadi sinyal bahwa upaya awal mereka membangun kota sedang mendapat tempat di hati warganya. Dari sektor pendidikan hingga layanan sosial, kepuasan publik menembus angka 75%. Bahkan di sektor rawan seperti pelayanan publik (74,75%) dan keamanan (74,38%), apresiasi warga tetap tinggi.
Namun bukan berarti semua sektor berjalan mulus. Di bidang ketenagakerjaan dan ekonomi, misalnya, tingkat kepuasan masih di bawah 70%. Ini menunjukkan bahwa harapan warga terhadap peluang kerja dan penguatan ekonomi lokal masih butuh dorongan nyata.
Lebih menarik lagi, survei juga menggali seberapa optimis warga melihat masa depan Bekasi. Sebanyak 48,87% responden menyatakan yakin bahwa kota ini akan bergerak ke arah lebih baik. Sisanya masih ragu-ragu, atau memilih menunggu bukti konkret.
Pemerintah Kota Bekasi merespons hasil ini dengan positif. Melalui keterangan resmi, pihak Pemkot menyatakan bahwa survei ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam menyusun kebijakan dan pelayanan publik ke depan.
“Kami bersyukur atas dukungan warga. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang membangun Bekasi yang lebih manusiawi, adil, dan modern,” ujar perwakilan Pemkot.
100 hari pertama mungkin baru pemanasan. Tapi dari sinilah warga bisa mulai menakar: apakah kepemimpinan Tri-Harris akan sekadar jadi angka di baliho, atau benar-benar membentuk arah baru bagi Kota Bekasi.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























