110 KK di Nagan Raya Terkurung Setelah Jembatan 120 Meter Disapu Banjir Bandang

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - BPBD Nagan Raya, Aceh mendirikan tenda di kawasan perbukitan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, guna menamping 2.510 jiwa warga yang kehilangan tempat tinggal dan terdampak banjir bandang, Kamis (4/12/2025). ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya.

Ilustrasi - BPBD Nagan Raya, Aceh mendirikan tenda di kawasan perbukitan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, guna menamping 2.510 jiwa warga yang kehilangan tempat tinggal dan terdampak banjir bandang, Kamis (4/12/2025). ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya.

Nagan Raya, Mevin.ID — Akses menuju Desa Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, hingga Minggu (7/12) masih lumpuh total.

Sebanyak 110 Kepala Keluarga (KK) kini terkurung setelah satu-satunya jembatan rangka baja yang menjadi urat nadi mobilitas warga dihantam banjir bandang pekan lalu.

“Saat ini akses transportasi masyarakat masih terputus, banyak warga terkurung akibat putusnya jembatan,” ujar Kepala BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, kepada ANTARA.

Jembatan 120 Meter yang Jadi Kenangan

Jembatan rangka baja sepanjang 120 meter dengan lebar 5–6 meter itu selama ini menjadi penghubung utama warga menuju pusat kecamatan dan kabupaten. Kini, yang tersisa hanya potongan rangka yang patah dihantam derasnya arus.

Dengan akses darat hilang total, warga terpaksa memakai perahu mesin untuk keluar desa—solusi sementara yang juga mengandung risiko, terutama saat cuaca tak bersahabat.

Bantuan Mulai Masuk, Tapi Akses Masih Jadi Masalah

BPBD Nagan Raya memastikan bantuan bahan pokok untuk 110 KK telah disalurkan. Namun upaya distribusi ke titik-titik terdampak lain tetap menjadi tantangan besar seiring banyaknya wilayah pedalaman yang belum pulih dari dampak banjir.

“Kami terus menyalurkan bantuan agar tidak ada warga yang kekurangan pasokan makanan atau bahan pokok selama masa tanggap darurat,” kata Irfanda.

Skala Kerusakan yang Mengerikan

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mencatat 1.807 rumah terdampak banjir bandang di tiga kecamatan: Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur, dan Tripa Makmur.

Rinciannya:

  • 487 rumah rusak berat
  • 283 rumah rusak sedang
  • 1.043 rumah rusak ringan

Selain kerusakan fisik, banyak warga kini menghadapi isolasi berkepanjangan, kebutuhan logistik yang mendesak, dan ancaman kesehatan akibat mobilitas yang terputus.

Lebih Dari Sekadar Infrastruktur Rusak

Bagi warga Gunong Kong, jembatan itu bukan hanya bangunan baja—melainkan jalan untuk bekerja, mendapatkan pendidikan, mengakses layanan medis, dan terhubung dengan dunia luar.

Banjir yang memorak-porandakannya telah mengubah kehidupan sehari-hari menjadi pertaruhan.

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak stabil dan wilayah lain di Aceh yang juga terisolir, percepatan pemulihan akses dan logistik menjadi prioritas mendesak.***

Facebook Comments Box

Penulis : Rakean Aphaciel

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Tim DVI dalam Mengungkap Identitas Korban Longsor Pasirlangu
Bahaya Bencana, Polda Jabar Tutup Tambang Emas Ilegal di Tasikmalaya
Pergerakan Tanah di Bantarujeg Majalengka: Satu Rumah Ambruk, Warga Was-was
Tragis! Pasutri di Lembang Tewas Tertimbun Longsor Saat Terlelap
Perumahan Nebraska Bekasi Terendam 2 Meter, Menteri PU Janjikan Solusi Permanen Pelebaran Sungai CBL
Dilema Hukum: Lindungi Istri dari Jambret, Suami di Sleman Malah Jadi Tersangka
Banjir Bandang Kembali Terjang Kawasan Wisata Guci: 3 Jembatan Putus, Akses Lumpuh Total
Update Longsor Cisarua: 111 Warga Hilang Tertimbun, Delapan Jenazah Ditemukan

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:00 WIB

Kisah Tim DVI dalam Mengungkap Identitas Korban Longsor Pasirlangu

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:12 WIB

Bahaya Bencana, Polda Jabar Tutup Tambang Emas Ilegal di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:00 WIB

Pergerakan Tanah di Bantarujeg Majalengka: Satu Rumah Ambruk, Warga Was-was

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:40 WIB

Tragis! Pasutri di Lembang Tewas Tertimbun Longsor Saat Terlelap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:10 WIB

Perumahan Nebraska Bekasi Terendam 2 Meter, Menteri PU Janjikan Solusi Permanen Pelebaran Sungai CBL

Berita Terbaru