27 Warga Diduga Masih Tertimbun Longsor Banjarnegara, Evakuasi Dikebut

- Redaksi

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim gabungan melakukan operasi pencarian dan pencarian dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11). (istimewa)

Foto : Tim gabungan melakukan operasi pencarian dan pencarian dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11). (istimewa)

Banjarnegara, Mevin.ID – Upaya pencarian masih terus dilakukan setelah tanah longsor menerjang Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (15/11).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkirakan 27 warga masih tertimbun material longsor.

Hingga Senin (17/11), tim SAR gabungan telah mengevakuasi 34 orang dari kawasan hutan di sekitar titik longsoran. BNPB melaporkan dua warga meninggal, dua luka-luka, dan 823 orang mengungsi.

“Sejumlah warga diperkirakan masih tertimbun material longsor,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari.

Tiga Titik Pengungsian

Para pengungsi saat ini tersebar di tiga lokasi:

  • Kantor Kecamatan Pandanarum
  • GOR Desa Beji
  • Gedung Haji Desa Pringamba

Korban luka dirawat di RSUD Banjarnegara serta Puskesmas Pandanarum.

BPBD melaporkan 30 rumah rusak berat, sementara lahan persawahan dan perkebunan mengalami kerusakan luas. Logistik paling dibutuhkan mencakup makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, dan perlengkapan kebersihan.

BNPB Turun ke Lokasi

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dijadwalkan meninjau langsung lokasi bencana setelah sebelumnya memimpin penanganan longsor di Majenang, Cilacap.

Hujan Lebat dan Tanah Labil

Longsor di Banjarnegara dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Situkung sejak Sabtu sore.

Struktur tanah yang labil membuat tebing tak mampu menahan beban air sehingga ambrol dan menimpa area persawahan serta permukiman warga.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Tanah Longsor, Angin Kencang, Cuaca Ekstrem, dan Banjir hingga 31 Mei 2026.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib
Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan
Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:10 WIB

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29 WIB

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:10 WIB

Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:15 WIB

Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

Berita Terbaru