MADIUN, Mevin.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun berhasil mengamankan empat pelaku yang diduga melempari Kereta Api (KA) Jayakarta Premium relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen. Aksi vandalisme yang terjadi di petak jalan Bagor-Saradan, Nganjuk, pada Sabtu (24/1/2026) lalu ini berhasil diungkap berkat respons cepat tim pengamanan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim yang terdiri dari Deputi Pengamanan dan Polsuska segera bergerak melakukan penyisiran.
“Dari hasil pemeriksaan awal, dua anak di antaranya mengakui perbuatannya,” ujar Tohari, Minggu (25/1).
Pelemparan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kaca rangkaian kereta Premium 6. Keempat pelaku yang masih berstatus anak-anak tersebut kemudian dibawa ke Stasiun Nganjuk untuk dimintai keterangan sebelum diserahkan ke Polsek Nganjuk Kota dengan didampingi orang tua masing-masing.
Penyelesaian kasus ini dilakukan melalui jalur mediasi, dengan orang tua pelaku bersedia mengganti biaya kerusakan sebagai bentuk efek jera dan pembelajaran.
“KAI sangat menyayangi masih terjadinya aksi vandalisme seperti ini, yang sangat membahayakan keselamatan awak dan penumpang,” tegas Tohari.
Sebagai langkah pencegahan berulang, KAI Daop 7 Madiun berencana menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian di sekolah para pelaku pada pekan depan.
Tujuannya adalah memberikan edukasi dini tentang bahaya dan konsekuensi hukum dari aksi pelemparan kereta api.
KAI juga mengajak masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan dengan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel dan segera melaporkan potensi gangguan kepada petugas.***
Editor : Atep K


























