45 Pelajar SMA/SMK Ikuti Program Pendidikan Karakter di Barak Militer

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein melepas puluhan pelajar ke barak militer. ANTARA/Ali Khumaini

Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein melepas puluhan pelajar ke barak militer. ANTARA/Ali Khumaini

Purwakarta, Mevin.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali mengirimkan puluhan pelajar SMA dan SMK untuk mengikuti program pendidikan karakter di barak militer. Sebanyak 45 siswa dari wilayah Purwakarta, Karawang, dan Subang diberangkatkan ke Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III/Siliwangi Bandung, Senin (9/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Gerbang Panca Waluya”, yang merupakan inisiatif pendidikan karakter semi militer hasil gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Para pelajar ini berasal dari beberapa sekolah di wilayah Purwakarta, Karawang, dan Subang. Mereka akan mengikuti program pendidikan karakter di barak militer,” ujar Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, usai melepas keberangkatan siswa di Markas Kodim Purwakarta.

Bupati menjelaskan bahwa ini merupakan gelombang kedua dari program tersebut. Gelombang pertama telah dilaksanakan pada Mei 2025 lalu.

Melalui Seleksi dan Konseling

Menurut Bupati, para siswa yang mengikuti program ini telah melalui proses seleksi. Pihak sekolah dan orang tua terlebih dahulu dimintai pertimbangan. Jika sekolah atau orang tua merasa sudah kesulitan dalam membimbing siswa, maka akan dilakukan proses konseling sebelum diputuskan kelayakan siswa untuk mengikuti program.

“Kalau peminatnya banyak, kami tetap seleksi. Sekolah dan orang tua kami tanya dulu. Kalau sudah tidak sanggup, siswa dikonseling. Kalau hasilnya sesuai, baru bisa ikut program,” jelasnya.

Akan Diikuti Juga oleh Siswa SMP

Selain pelajar tingkat SMA/SMK, Pemkab Purwakarta juga berencana melaksanakan program serupa untuk pelajar tingkat SMP. Kegiatan akan dilaksanakan di Resimen Armed Purwakarta pada pertengahan Juni 2025.

Program Tetap Berjalan

Terkait kritik yang sempat muncul, Bupati menyatakan bahwa selama tidak ada larangan resmi dari pemerintah pusat, termasuk Presiden RI dan Panglima TNI, pihaknya akan tetap melanjutkan program ini.

“Selama program ini tidak dihentikan oleh Presiden atau Panglima TNI, kami akan tetap melanjutkan. Kami juga sudah bekerja sama dengan pihak TNI,” ujarnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukabumi Kritis: Banjir dan Longsor Terjang 9 Kecamatan, Akses Jalan Putus, Rumah Tertimbun
Pemkot Bekasi Hadirkan Spot Air Minum Prabayar untuk Kurangi Sampah Plastik
Fenomena Air Sungai “Menghilang” di Sumbar, Ini Penjelasan Geologi di Baliknya
Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati
Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P
Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan
Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa
Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:58 WIB

Sukabumi Kritis: Banjir dan Longsor Terjang 9 Kecamatan, Akses Jalan Putus, Rumah Tertimbun

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:46 WIB

Pemkot Bekasi Hadirkan Spot Air Minum Prabayar untuk Kurangi Sampah Plastik

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:46 WIB

Fenomena Air Sungai “Menghilang” di Sumbar, Ini Penjelasan Geologi di Baliknya

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:11 WIB

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:42 WIB

Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P

Berita Terbaru