65 Titik Sungai Dinormalisasi, Bekasi Bergerak Tangani Banjir dan Kekeringan

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mevin.ID Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tengah menggeber program normalisasi sungai di 65 titik bantaran sungai yang tersebar di 13 kecamatan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar mengatasi dua bencana musiman yang kerap menghantui daerah ini: banjir dan kekeringan.

Proyek ini digelar setelah penertiban puluhan bangunan liar yang berdiri menempel di tanggul sungai—penghambat utama aliran air dan potensi bencana.

“Progresnya sudah 40 persen hingga Mei 2025. Beberapa titik sudah rampung,” ujar Henri Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Jumat (9/5/2025).

Tak Bisa Normalisasi Tanpa Bongkar Bangunan Liar

Namun upaya normalisasi ini bukan perkara mudah. Henri menegaskan, banyak kegiatan masih tertunda karena keberadaan bangunan liar di tepi sungai. Pihaknya menggandeng Satpol PP untuk menangani persoalan ini.

“Kami tidak bisa mulai pengerjaan jika bangunan liar belum dibersihkan. Urusan penertiban itu di luar kewenangan kami,” tegasnya.

Dari total 120 kegiatan infrastruktur yang dianggarkan tahun ini, lebih dari separuhnya—65 kegiatan—fokus pada normalisasi sungai. Sisanya berupa pembangunan turap, pelebaran jalan, drainase, hingga kolam retensi.

Wilayah Utara Jadi Prioritas

Menurut Agung Mulya, Kepala Bidang Pengelolaan SDA SDABMBK, prioritas utama tahun ini adalah wilayah utara Kabupaten Bekasi—termasuk Pebayuran, Tambun Utara, dan Babelan—yang kerap terdampak banjir dan juga merupakan kawasan pertanian.

“Banjir besar awal tahun ini jadi pelajaran. Setelah beberapa titik dinormalisasi, genangan air jauh berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, wilayah selatan seperti Cikarang dan sekitarnya, difokuskan pada pembangunan turap, drainase, dan kolam retensi guna menampung debit air tinggi saat musim hujan.

Kali Baru Ditata Ulang, Komisi III DPRD Turut Kawal

Salah satu lokasi yang telah dibersihkan adalah bantaran Kali Baru di Tambun Selatan, dengan panjang hampir 7 kilometer. Kini kawasan itu dalam proses penataan ulang dan normalisasi permanen.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Komisi III DPRD agar area yang sudah dibongkar tidak dibiarkan kosong. Harus segera ditata agar tidak timbul persepsi negatif di masyarakat,” kata Agung.

Dukungan Penuh dari Provinsi

Program ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sejak tahun lalu ikut mendorong pendataan bangunan liar serta membantu regulasi penanganan bantaran sungai secara lebih sistematis.

Dengan penertiban yang terkoordinasi dan penataan aliran sungai berbasis data, Pemkab Bekasi berharap bisa mengakhiri siklus tahunan banjir dan kekeringan yang selama ini hanya ditanggapi secara darurat.

“Kita tak bisa lagi hanya reaktif saat banjir datang. Sungai-sungai di Bekasi harus dipulihkan sebagai sistem hidup yang fungsional, bukan tempat numpang bangunan liar,” pungkas Henri.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pejabat Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD, Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar
Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit
Azan di Titik Hilangnya Istri, Suara Hati Seorang Suami yang Menggetarkan Publik
Realisasi PAD Kota Bekasi Tembus 79,7 Persen, Bapenda Kejar Target 85 Persen Jelang Tutup Tahun
Kasus Kekerasan di Kota Bekasi Turun Hampir 50 Persen, DP3A Sebut Edukasi dan Layanan Terpadu Jadi Kunci
Wali Kota Bekasi Tri Tinjau Langsung Turap Longsor Rawalumbu: Hari Ini Langsung Dikerjakan
Pemkab Majalengka dan Bea Cukai Cirebon Musnahkan 2,6 Juta Batang Rokok Ilegal
Umrah di Tengah Banjir, Mirwan MS Akhirnya Angkat Suara dan Minta Maaf

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:09 WIB

Dua Pejabat Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD, Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:44 WIB

Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:14 WIB

Azan di Titik Hilangnya Istri, Suara Hati Seorang Suami yang Menggetarkan Publik

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:48 WIB

Realisasi PAD Kota Bekasi Tembus 79,7 Persen, Bapenda Kejar Target 85 Persen Jelang Tutup Tahun

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:41 WIB

Kasus Kekerasan di Kota Bekasi Turun Hampir 50 Persen, DP3A Sebut Edukasi dan Layanan Terpadu Jadi Kunci

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M. Bobby Afif Nasution langsung menuju Posko Pengungsian di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, untuk melihat dan mendengar langsung kondisi masyarakat korban bencana.

Daerah

Pengungsi Banjir-Longsor Sumut Mulai Diserang Penyakit

Selasa, 9 Des 2025 - 22:44 WIB