70 Siswa Keracunan, Program MBG di Ujungjaya Sumedang Dihentikan Sementara

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, Mevin.ID – Suasana darurat melanda Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025). Sebanyak 70 siswa sekolah dasar dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pemerintah.

Para siswa yang semula riang menikmati makan siang berubah pucat, sebagian mengeluh pusing, mual, hingga muntah. Mereka segera dilarikan ke beberapa puskesmas terdekat—Ujungjaya, Tomo, dan Cimalaka. Lonjakan pasien membuat ruang perawatan penuh sesak, bahkan sejumlah anak harus dirawat di lorong puskesmas.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, turun tangan langsung merespons peristiwa ini. “Tenaga medis kami hadir untuk merawat, memberikan perhatian, dan pemantauan secara intensif. Jangan panik, pemerintah hadir untuk berikhtiar menyembuhkan para pasien,” ujarnya kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis malam.

@feedgramindoPuluhan mobil ambulans disiagakan di Puskesmas Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025) malam.  Mobil-mobil ambulans itu disiagakan untuk mengevakuasi siswa yang mengalami keracunan massal. Diduga, keracunan ini akibat menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dikutip tribunjabar.com Tercatat, sebanyak 105 siswa di tiga sekolah setingkat SMA di Sumedang keracunan .

♬ suara asli – feegramindo – feegramindo

Ia memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah daerah.

Program MBG Dihentikan Sementara

Dony menegaskan bahwa program MBG di wilayah Ujungjaya untuk sementara dihentikan sampai ada evaluasi menyeluruh. Langkah itu diambil agar keamanan pangan bagi siswa bisa benar-benar terjamin.

“Besok (hari ini) seluruh kepala SPPG akan kami undang untuk membahas masalah ini. Ahli gizi juga kami turunkan, dan camat saya instruksikan untuk memonitor langsung agar SOP dijalankan dengan baik, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” kata Dony.

Ia menambahkan, status Kejadian Luar Biasa (KLB) akan ditentukan setelah hasil kajian lebih lanjut.

Bayang-bayang Kasus Serupa

Kasus keracunan massal akibat menu MBG bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, insiden serupa juga muncul di sejumlah daerah lain di Indonesia, memicu kritik tajam terhadap standar kebersihan dan kualitas bahan pangan yang digunakan.

Pemerintah pusat sebelumnya berjanji melakukan evaluasi total, termasuk memperketat pengawasan distribusi, higienitas dapur penyedia, hingga kualitas bahan makanan yang diberikan.

Program MBG sejatinya hadir untuk memastikan anak-anak sekolah memperoleh gizi seimbang, namun sederet kasus keracunan justru menimbulkan ironi: upaya menyehatkan malah berujung pada risiko keselamatan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Berita Terbaru