Aktivitas Sesar Aktif Picu Gempa 2,9 di Bandung, Tak Ada Kerusakan Dilaporkan

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa

Ilustrasi gempa

Bandung, Mevin.ID – Geliat sesar aktif kembali terasa di Kabupaten Bandung. Rabu (19/11) pagi sekitar pukul 10.10 WIB, gempa tektonik magnitudo 2,9 mengguncang wilayah tersebut dan sempat membuat warga di Kertasari dan Banjaran merasakan getaran ringan.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 7,19 LS dan 107,63 BT, tepat di kawasan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman hiposenter hanya 5 kilometer.

“Melihat lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini termasuk gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah setempat,” ujarnya.

Warga melaporkan getaran dengan skala II–III MMI, yang biasanya terasa jelas di dalam rumah dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang. Meski begitu, hingga kini tidak ada laporan kerusakan bangunan.

BMKG juga menyatakan bahwa hasil monitoring sampai pukul 10.23 WIB menunjukkan tidak ada gempa susulan.

Teguh mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya isu liar, dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa—mulai dari memastikan bangunan cukup tahan guncangan, menyiapkan tas siaga bencana, hingga rutin berlatih langkah penyelamatan diri.

“Perkuat mitigasi, baik struktural maupun kultural, serta lakukan edukasi masif terkait potensi gempa dan dampaknya,” tegasnya.

Gempa kecil ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Bandung dikelilingi aktivitas sesar aktif—dan bahwa kewaspadaan tetap harus terjaga.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!
Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:56 WIB

Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Berita Terbaru