Ancaman Cuaca Ekstrem Meningkat: Sejumlah Wilayah Siaga Dampak Dua Bibit Siklon

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Materi paparan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani saat menyampaikan keterangan dalam Konferensi Pers terkait Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93 S. (Tangkapan Layar Youtube/Info BMKG)

Foto: Materi paparan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani saat menyampaikan keterangan dalam Konferensi Pers terkait Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93 S. (Tangkapan Layar Youtube/Info BMKG)

Jakarta, Mevin.ID – BMKG memperingatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia menyusul penguatan dua bibit siklon tropis sekaligus: 91S dan 93S.

Meski keduanya bergerak menjauhi Indonesia, efek tidak langsungnya diprediksi cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Bibit 91S yang berada di Samudera Hindia barat daya Lampung diperkirakan resmi berubah menjadi Siklon Tropis Bakung pada Jumat (12/12) pukul 19.00 WIB.

Penguatan sistem ini mendorong lonjakan kecepatan angin hingga 65 km/jam dan memicu peningkatan curah hujan di wilayah barat Sumatra dan Lampung.

Wilayah yang Diperkirakan Terdampak:

  • Hujan sedang–lebat: Bengkulu, Lampung
  • Angin kencang: Pesisir barat Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung
  • Gelombang tinggi 1,25–2,5 meter: Kep. Mentawai, perairan Bengkulu–Lampung, Selat Sunda selatan, perairan selatan Banten–Jawa Barat

Sementara itu, bibit siklon 93S di selatan Bali–NTB masih stabil namun berpotensi menguat dalam 48–72 jam ke depan.

Dampak yang Perlu Diwaspadai dari 93S:

  • Hujan sedang–lebat: Jawa Timur, Bali, NTB
  • Angin kencang: Pesisir selatan Jatim dan Bali
  • Gelombang tinggi 1,25–2 meter: Perairan selatan Jatim hingga NTT

BMKG menegaskan bahwa kondisi ini sudah berdampak dalam bentuk peningkatan hujan dan gelombang tinggi sejak beberapa hari terakhir.

Koordinasi dengan BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk memastikan mitigasi berjalan.

Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengingatkan agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik, serta hanya merujuk pada informasi resmi.

Di tengah maraknya kabar simpang siur di media sosial, BMKG menekankan pentingnya menghindari informasi tidak valid, terutama yang bisa memicu kepanikan.

Dengan dua bibit siklon yang masih aktif, Indonesia memasuki periode cuaca yang menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah rawan banjir maupun longsor.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Berita Terbaru