Ancaman Longsor, PT KAI Hentikan Perjalanan Kereta di Jalur Ciamis – Manonjaya

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gogosan di jalur rel antara Ciamis dan Manonjaya Jawa Barat yang menyebabkan sejumlah KA dihentikan sementara operasinya oleh PT KAI Daop 2 Bandung. ANTARA/HO Daop 2 Bandung.

i

Gogosan di jalur rel antara Ciamis dan Manonjaya Jawa Barat yang menyebabkan sejumlah KA dihentikan sementara operasinya oleh PT KAI Daop 2 Bandung. ANTARA/HO Daop 2 Bandung.

Bandung, Mevin.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan kereta api di petak jalan antara Stasiun Ciamis dan Stasiun Manonjaya akibat ancaman longsor dan adanya rintang jalan berupa gogosan jalur rel.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah prioritas demi keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Jumat (28/3).

Gangguan Jalur Terjadi Sore Hari

Kuswardojo menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 15.50 WIB dan langsung menyebabkan gangguan pada jalur kereta api. Untuk memastikan jalur kembali aman bagi operasional kereta, tim teknis dari Daop 2 Bandung segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan jalur.

“Usai menerima informasi, Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api Daop 2 Bandung langsung menghentikan perjalanan di petak jalan terdampak. Tim kami langsung ke lokasi untuk mempercepat proses normalisasi layanan,” jelasnya.

Dampak bagi Perjalanan Kereta

Sebagai akibat dari gangguan ini, perjalanan beberapa kereta api mengalami gangguan:

  • KA Pangandaran (KA 128) diberhentikan di Stasiun Manonjaya, dan penumpangnya dialihkan menggunakan bus.
  • KA Serayu (KA 284) diberhentikan di Stasiun Tasikmalaya.

PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan situasi.

Imbauan kepada Penumpang

KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan dan tetap berhati-hati saat berpergian.

“Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya mempercepat perbaikan jalur agar perjalanan kereta api bisa kembali normal secepat mungkin,” tutup Kuswardojo.

Saat ini, proses perbaikan jalur masih berlangsung, dan PT KAI berharap perjalanan kereta dapat segera kembali beroperasi normal.***

 

 

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”
Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?
Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul
Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan
Viral! Diduga Kepergok Curi Cabai, Seorang Lansia Dianiaya Pedagang di Pasar Tradisional
Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 14:11 WIB

Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”

Senin, 16 Maret 2026 - 14:02 WIB

Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?

Senin, 16 Maret 2026 - 12:52 WIB

Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul

Senin, 16 Maret 2026 - 11:08 WIB

Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan

Senin, 16 Maret 2026 - 08:20 WIB

Viral! Diduga Kepergok Curi Cabai, Seorang Lansia Dianiaya Pedagang di Pasar Tradisional

Berita Terbaru