Ancaman yang Tak Pernah Digubris – Kisah Tragis Dea Permata Karisma, Korban Pembunuhan di Jatiluhur

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta, Mevin.ID — Siang itu, langit di atas Desa Jatimekar mendung, seolah ikut menyimpan rahasia gelap yang sedang berlangsung di tepi Waduk Jatiluhur.

Di dalam sebuah rumah sederhana, seorang wanita muda bernama Dea Permata Karisma (27) terbujur kaku, bersimbah darah.

Beberapa luka tusuk di tubuhnya menjadi saksi bisu bahwa kematian itu datang dengan cara yang kejam.

Dea, menurut keluarga dan tetangga, bukanlah orang yang hidup dalam lingkaran masalah besar. Namun dalam beberapa bulan terakhir, bayangan ancaman terus menghantui.

Pelemparan cat ke rumahnya, sosok misterius yang nekat masuk ke dalam, hingga pesan WhatsApp yang terang-terangan mengancam nyawanya.

Ayahnya, Sukarno (65), masih mengingat jelas setiap cerita yang dibawa pulang oleh putrinya.

“Sempat cerita, rumah dilempari cat. Orang yang ngancam itu pernah masuk ke rumah,” ujarnya dengan suara berat.

Sang ibu, Yuli Ismawati (55), berkali-kali menasehati agar melapor ke pihak berwenang. CCTV dipasang, laporan disampaikan ke Babinsa dan Polsek Jatiluhur.

Namun, jawaban yang diharapkan tak pernah datang. “Sudah lapor, tapi enggak ada yang datang,” kata Yuli, menangis di depan rumah yang kini dipasangi garis polisi.

Pada Selasa siang, sekitar pukul 12.00 WIB, asisten rumah tangga menemukan Dea tergeletak tak bernyawa.

Panik, ia segera memanggil warga sekitar. Tak lama, suara sirene polisi memecah kesunyian desa.

Garis kuning membentang, petugas lalu-lalang memotret dan mencatat, mencoba merangkai potongan puzzle terakhir dari hidup Dea.

Pelaku Ditangkap

Kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Purwakarta berhasil menangkap terduga pelaku pembunuh Dea Permata Kharisma.

Enjang menyebutkan, pelaku adalah orang terdekat yang ada di rumah itu, ia adalah pembantunya bernama Ade Mulyana (26). Pelaku di tangkap di wilayah Jatiluhur.

“Pelakunya ada di situ pembantunya itu, enggak sembunyi dia ada disitu, intinya pelaku dapat diamankan di wilayah Jatiluhur,” kata AKP Enjang Sukandi, Kasi Humas polres Subang kepada awak media, Rabu (13/08/2025).

Enjang belum membeberkan perihal penangkapan, motif dan cara pelaku melakukan aksi pembunuhan terhadap majikannya sendiri itu, saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan petugas.

“Pelaku diamankan oleh penyidik Polres Purwakarta, saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menang Status, Kalah Sejahtera: Dilema 6.000 PPPK Paruh Waktu di Garut, Gaji di Bawah UMK!
Gerebek Rumah di Kasokandel, Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal
Penerima BPJS PBI Kota Bandung Dihapus, Bertambah Jadi 72.000 Setelah Diperbarui 
Mobil Terbakar di Tol Purbaleunyi KM 127, Lalu Lintas Arah Pasteur Macet Panjang
Mencekam! Kesaksian Korban Tanah Bergerak di Tegal: “Tanah Diinjak Sudah Tidak Bisa…”
Gubernur KDM Pasang Badan, Bela 8 Tersangka Pengeroyokan Maling Motor Subang
Atap Jebol dan Kelas Tergenang, Video Viral SDN Telajung 01 Bekasi Memprihatinkan, Siswa Terancam Bahaya
BPJS PBI Dicoret Mensos, Iuran Diambil Alih Pemprov Jabar 

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 22:51 WIB

Menang Status, Kalah Sejahtera: Dilema 6.000 PPPK Paruh Waktu di Garut, Gaji di Bawah UMK!

Senin, 9 Februari 2026 - 15:57 WIB

Gerebek Rumah di Kasokandel, Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Senin, 9 Februari 2026 - 14:44 WIB

Penerima BPJS PBI Kota Bandung Dihapus, Bertambah Jadi 72.000 Setelah Diperbarui 

Senin, 9 Februari 2026 - 13:30 WIB

Mencekam! Kesaksian Korban Tanah Bergerak di Tegal: “Tanah Diinjak Sudah Tidak Bisa…”

Senin, 9 Februari 2026 - 10:12 WIB

Gubernur KDM Pasang Badan, Bela 8 Tersangka Pengeroyokan Maling Motor Subang

Berita Terbaru