Anggaran BPBD Cimahi Terbatas, Pemerintah Dorong Dunia Usaha Terlibat dalam Mitigasi Bencana 2025

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana 2025 di Gedung Mal Pelayanan Publik, Rabu (17/12/2025).

BPBD Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana 2025 di Gedung Mal Pelayanan Publik, Rabu (17/12/2025).

Cimahi, Mevin.ID – Pemerintah Kota Cimahi mencari jalan baru untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di tengah ancaman anggaran penanggulangan yang semakin menipis.

Melalui BPBD, Pemkot menggelar Rapat Koordinasi peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana 2025 di Gedung Mal Pelayanan Publik, Rabu (17/12/2025).

Rakor ini mempertemukan unsur dunia usaha, akademisi, PMI, para RW, tokoh masyarakat peduli bencana, hingga perwakilan pemerintahan. Tujuan besarnya jelas: mencari pola kolaborasi konkret agar upaya mitigasi tidak terpaku pada kemampuan pemerintah semata.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran BPBD harus dibaca sebagai kesempatan membangun sinergi lintas sektor.

Menurutnya, bencana membawa dampak berlapis, bukan hanya pada keselamatan warga, tetapi juga mengancam keberlanjutan aktivitas ekonomi.

“Ketika bencana terjadi, dunia usaha berada di posisi terdampak sekaligus memiliki kapasitas untuk turut menjadi bagian dari solusi,” ujar Adhitia dalam forum.

Pengalaman pandemi Covid-19 menjadi peringatan kolektif: bencana nonalam mampu melumpuhkan ekosistem ekonomi dan menyisakan dampak jangka panjang.

Karena itu, edukasi kebencanaan, sosialisasi, hingga simulasi seperti gempa bumi dipastikan tetap berjalan meski anggaran terbatas.

Pemkot mendorong optimalisasi program CSR untuk mendukung kegiatan penanggulangan bencana secara berkelanjutan.

Sinergi antara BPBD, dunia usaha, serta Badan Pengelola Dana menjadi skema yang tengah dirumuskan agar tidak berhenti pada instruksi, tetapi berubah menjadi program nyata di lapangan.

BPBD Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana 2025 di Gedung Mal Pelayanan Publik, Rabu (17/12/2025).

Dalam kesempatan yang sama, pemerhati lingkungan dan bencana, Dadang Sudardja dari LPBI NU Jawa Barat, yang menjadi narasumber di acara tersebut mengingatkan dunia usaha tentang urgensi membangun lingkungan kerja tangguh.

Sumber daya manusia perusahaan, katanya, adalah aset terdalam yang wajib dilindungi.

Diskusi menghasilkan tiga langkah strategis menuju kesiapsiagaan bersama:

  1. Integrasi mitigasi dalam SOP perusahaan melalui audit keamanan dan simulasi rutin.
  2. CSR berbasis kebencanaan untuk memperkuat ketangguhan komunitas sekitar.
  3. Penyelarasan data risiko antara sektor privat dan BPBD agar respons bencana tepat sasaran.

Rakor ini menjadi sinyal bahwa Cimahi tengah merumuskan model mitigasi berbasis kolaborasi. Tanpa dukungan dunia usaha, anggaran pemerintah hanyalah angka dalam dokumen.

Dengan partisipasi aktif, Cimahi berharap melahirkan kota yang lebih adaptif dan berketahanan dalam menghadapi ancaman bencana.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Berita Terbaru