Anggota DPR Apresiasi Kinerja Bulog, Tapi Ingatkan Tantangan Serap 3 Juta Ton Beras

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi IV ke Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/02/2025). Foto: Nadya/vel

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi IV ke Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/02/2025). Foto: Nadya/vel

Surakarta, Mevin.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, memberikan apresiasi atas kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog) yang telah membeli gabah kering petani sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp6.500 per kilogram.

Namun, Riyono mengingatkan bahwa Bulog tidak boleh cepat berpuas diri, mengingat target penyerapan beras dalam negeri sebesar 3 juta ton hingga April 2025 masih menjadi tantangan besar.

“Kerja keras Bulog patut diapresiasi, tapi tidak boleh berhenti di sini. Target 3 juta ton beras, setara dengan 6 juta ton gabah, masih jauh. Tahun 2024, kita baru menyerap 1,2 juta ton. Ini pekerjaan berat yang harus didukung untuk mencapai swasembada pangan pada 2027,” ujar Riyono usai Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi IV ke Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/02/2025).

Dukungan untuk Petani dan Tantangan Pupuk

Sebagai anak petani asal Kabupaten Magetan, Riyono menilai upaya petani dalam meningkatkan produktivitas sawah sudah cukup baik. Namun, ia menyoroti kendala terkait ketersediaan dan kualitas pupuk subsidi yang masih menjadi faktor penentu produktivitas pertanian.

“Produktivitas petani cukup bagus karena kebutuhan pupuk terpenuhi. Tapi, kita masih perlu memperbaiki kualitas pupuk subsidi agar benar-benar layak. Harus diingat, 65% produktivitas pertanian kita bergantung pada pupuk. Jadi, selain harga gabah yang baik, ketersediaan pupuk dan penyerapan Bulog harus dipercepat,” tegas politisi Fraksi PKS ini.

Ketersediaan Gudang Bulog dan Jaminan Penyerapan Gabah

Riyono juga mengungkapkan bahwa gudang Bulog di Gulun, Magetan, Jawa Timur, saat ini baru terisi 28 ton dari total kapasitas 10.000 ton. Menurutnya, dengan luas lahan pertanian mencapai 73 hektar per desa di Magetan, penyerapan gabah oleh Bulog seharusnya bisa lebih cepat.

“Petani butuh jaminan bahwa gabah mereka akan diserap 100% oleh Bulog. Jika ada yang menyerap di bawah harga Rp6.500 per kilogram, laporkan ke kami di Komisi IV DPR RI. Kami akan fasilitasi dan advokasi agar Bulog bisa membeli gabah petani secara maksimal,” tuturnya.

Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem

Terakhir, Riyono mengingatkan Bulog untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat fenomena La Nina yang berpotensi memengaruhi produksi beras lokal. “Kita harus antisipasi dampak La Nina terhadap produksi beras. Ini penting untuk menjaga stok dan stabilitas harga,” pungkasnya.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Riyono menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, Bulog, dan petani menjadi kunci untuk mencapai target swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah! DPRD DKI Desak Pemprov Hentikan Solusi ‘Tambal Sulam’ di TPST Bantar Gebang
Darurat Abrasi Sungai di Nunuk Baru, Komisi III DPRD Majalengka Desak Pemda Segera Turunkan Anggaran BTT
Gaya Hidup Mewah Jaksa Jadi Sorotan, Komisi III DPR: Reformasi Kejaksaan Masih “Tambal Sulam”
Ribuan Kendaraan Dinas Nunggak Pajak, DPRD Bekasi Soroti Krisis Keteladanan Pemkot
Tak Sekadar Donasi, DPRD Kota Bekasi Antar Langsung Bantuan ke Wilayah Bencana
Dana Hibah RW Mengendap, Komisi I DPRD Bekasi Minta Evaluasi Camat dan Lurah
Kinerja Kecamatan Disorot, DPRD Bekasi Ingatkan Akuntabilitas Anggaran
Pendapatan Daerah Kota Bekasi Belum Capai Target, DPRD Lakukan Pengawasan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:34 WIB

Darurat Sampah! DPRD DKI Desak Pemprov Hentikan Solusi ‘Tambal Sulam’ di TPST Bantar Gebang

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:24 WIB

Darurat Abrasi Sungai di Nunuk Baru, Komisi III DPRD Majalengka Desak Pemda Segera Turunkan Anggaran BTT

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:23 WIB

Gaya Hidup Mewah Jaksa Jadi Sorotan, Komisi III DPR: Reformasi Kejaksaan Masih “Tambal Sulam”

Senin, 15 Desember 2025 - 16:28 WIB

Ribuan Kendaraan Dinas Nunggak Pajak, DPRD Bekasi Soroti Krisis Keteladanan Pemkot

Senin, 15 Desember 2025 - 15:22 WIB

Tak Sekadar Donasi, DPRD Kota Bekasi Antar Langsung Bantuan ke Wilayah Bencana

Berita Terbaru