Antisipasi Penipuan, Pemkab Lumajang Minta Warga Cek Informasi Program MBG dengan Cermat

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Mevin.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang Jawa Timur mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pasalnya, meskipun program ini sudah berjalan di beberapa daerah sejak Januari 2025, Lumajang belum termasuk dalam wilayah percontohan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono pun mengingatkan karena program berkaitan dengan penghimpunan dana dan bantuan, ada risiko dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan kerja sama atau meminta dana dengan alasan terkait MBG.

“Program MBG ini ditangani langsung oleh lembaga resmi, yaitu BGN. Jadi, jika ada pihak yang menawarkan kerja sama atau meminta dana atas nama MBG, warga harus berhati-hati, karena hingga saat ini juknis (petunjuk teknis, red) pelaksanaan untuk Lumajang belum kami terima,” jelas dia saat dimintai keterangan di sela kegiatannya, Minggu (2/2/2025).

Untuk memastikan program berjalan dengan baik, Pemkab Lumajang menyatakan distribusi bantuan MBG akan dikelola melalui koperasi dan BUMDes aktif yang berperan dalam memasok bahan baku untuk dapur umum.

Dengan demikian, tidak ada keterlibatan pihak perorangan di luar instansi resmi dalam penyaluran bantuan ini.

“Nantinya, penyedia bahan baku MBG adalah koperasi dan BUMDes yang sudah terverifikasi. Jadi, warga tidak perlu khawatir atau tertipu oleh oknum yang mengaku bisa menyalurkan bahan makanan dari pasar atau individu tertentu,” tambahnya.

Pemkab Lumajang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan program MBG dapat berjalan sesuai ketentuan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mencari informasi resmi dari pemerintah daerah atau instansi terkait sebelum mempercayai informasi yang beredar. Jika menemukan indikasi penipuan, warga diminta segera melaporkan ke pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan adanya langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan masyarakat Lumajang dapat lebih waspada terhadap modus penipuan dan tetap mendapatkan manfaat dari program pemerintah yang benar-benar terverifikasi. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”
Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?
Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul
Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan
Viral! Diduga Kepergok Curi Cabai, Seorang Lansia Dianiaya Pedagang di Pasar Tradisional
Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 14:11 WIB

Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”

Senin, 16 Maret 2026 - 14:02 WIB

Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?

Senin, 16 Maret 2026 - 12:52 WIB

Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul

Senin, 16 Maret 2026 - 11:08 WIB

Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan

Senin, 16 Maret 2026 - 08:20 WIB

Viral! Diduga Kepergok Curi Cabai, Seorang Lansia Dianiaya Pedagang di Pasar Tradisional

Berita Terbaru