Apple Tingkatkan Investasi di Indonesia, Fokus pada Pengembangan Teknologi dan Skill

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/2).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/2).

Jakarta, Mevin.ID – Apple telah menyetujui komitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memenuhi sanksi akibat belum menjalankan komitmen inovasi pada periode sebelumnya dengan semestinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Apple pada Rabu (26/2/2025). MoU tersebut mencakup rencana investasi Apple di Indonesia untuk periode 2023–2029.

Penambahan Investasi dan Produksi AirTag di Batam

Salah satu bentuk penambahan investasi Apple adalah dengan membawa perusahaan Global Value Chain (GVC) mereka, yaitu ICT Luxshare, untuk berinvestasi di Indonesia. ICT Luxshare akan memproduksi aksesoris AirTag di pabrik yang sedang dibangun di Batam dengan nilai investasi sebesar USD150 juta.

Dengan investasi ini, Indonesia akan menjadi pemasok utama untuk 65% produksi AirTag di pasar global. Apple juga berkomitmen bahwa komponen baterai AirTag akan dipenuhi dari produsen dalam negeri, sehingga mendorong pertumbuhan industri lokal.

Dampak Positif bagi Ekonomi dan Teknologi Indonesia

Komitmen Apple ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Indonesia, antara lain:

1. Penciptaan Lapangan Kerja: Investasi ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru, baik langsung maupun tidak langsung, di sektor manufaktur dan teknologi.

2. Pengembangan Ekosistem Startup: Apple berencana untuk mendukung pengembangan ekosistem startup teknologi di Indonesia melalui program pelatihan dan pengembangan skill.

3. Peningkatan Daya Saing Global: Dengan menjadi pusat produksi AirTag, Indonesia akan semakin diperhitungkan dalam rantai pasok global, khususnya di sektor teknologi.

Fokus pada Pengembangan Skill dan Teknologi

Selain investasi fisik, Apple juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Perusahaan ini akan mengadakan berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan skill bagi para ahli (expert) yang ingin meningkatkan kompetensi mereka di bidang teknologi.

“Kami akan fokus pada kegiatan pengembangan teknologi dan peningkatan skill bagi expert yang ingin menambah skill baru,” ujar perwakilan Apple.

Ketegasan Kemenperin dalam Negosiasi

Keberhasilan negosiasi antara Kemenperin dan Apple menunjukkan peran penting pemerintah Indonesia dalam menarik investasi asing yang berkualitas. Ketegasan Kemenperin dalam menegakkan aturan dan memastikan komitmen investasi dari Apple membuktikan bahwa Indonesia serius dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Ketegasan Kemenperin dalam bernegosiasi dengan Apple menunjukkan peran penting pemerintah Indonesia dalam menciptakan ribuan lapangan kerja baru, mendorong perkembangan ekosistem startup teknologi, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan daya saing Indonesia di kancah global,” jelas Menteri Perindustrian.

Komitmen Apple untuk meningkatkan investasi di Indonesia, khususnya dalam produksi AirTag di Batam, merupakan langkah positif yang akan memberikan dampak besar bagi perekonomian dan perkembangan teknologi di Tanah Air.

Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi yang baik antara pihak swasta dan publik, Indonesia berpotensi menjadi pusat produksi dan inovasi teknologi di kawasan Asia Tenggara.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat PHK Ribuan Staf demi AI, IBM Kini Balik Arah Rekrut Fresh Graduate Besar-besaran
Bye-bye Tap Kartu! Jasa Marga Targetkan 700 Gerbang Tol Nirhenti di 2026 Lewat Fitur ‘Travoy Go’
Cara Cek Apakah NIK KTP Anda Dipakai Pinjol, Begini Langkahnya
Pemerintah Fokus Mengembangkan Bandar Antariksa Biak
Sambut Tahun Kuda Api 2026: 3 Shio Ini Diprediksi Banjir Rezeki Jika Pakai Perhiasan Emas!
Roblox jadi Media Radikalisasi, BNPT: 112 Anak Terpapar!
Harumkan Nama Bangsa di Korea, Akademisi ITPLN Raih Best Presentation Award Lewat Riset Energi Terbarukan
Ancaman Nyata AI: 3 Juta Pekerjaan Diprediksi Lenyap dalam 10 Tahun ke Depan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:42 WIB

Sempat PHK Ribuan Staf demi AI, IBM Kini Balik Arah Rekrut Fresh Graduate Besar-besaran

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bye-bye Tap Kartu! Jasa Marga Targetkan 700 Gerbang Tol Nirhenti di 2026 Lewat Fitur ‘Travoy Go’

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:00 WIB

Cara Cek Apakah NIK KTP Anda Dipakai Pinjol, Begini Langkahnya

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:30 WIB

Pemerintah Fokus Mengembangkan Bandar Antariksa Biak

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:53 WIB

Sambut Tahun Kuda Api 2026: 3 Shio Ini Diprediksi Banjir Rezeki Jika Pakai Perhiasan Emas!

Berita Terbaru