Askrida Hadirkan Rasa Aman Baru bagi Pencari Kerja: Job Fair 2025 Bandung Tak Lagi Sekadar Cari Lowongan

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Iwan Tauhid dari Askrida bersama Ketua IKA UNPAD Kota Bandung, Dr. Dicky Wishnumulya R., S.Sos., MM., kepada Kepala Disnaker Kota Bandung, Drs. Andri Darusman, M.Si. Momentum tersebut menjadi penanda hadirnya paradigma baru: keselamatan juga bagian dari layanan ketenagakerjaan

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Iwan Tauhid dari Askrida bersama Ketua IKA UNPAD Kota Bandung, Dr. Dicky Wishnumulya R., S.Sos., MM., kepada Kepala Disnaker Kota Bandung, Drs. Andri Darusman, M.Si. Momentum tersebut menjadi penanda hadirnya paradigma baru: keselamatan juga bagian dari layanan ketenagakerjaan

Bandung, Mevin.ID — Dalam hiruk pikuk bursa kerja yang selalu dipenuhi harapan dan kecemasan, Job Fair 2025 Kota Bandung menghadirkan sesuatu yang berbeda.

Bukan hanya soal banyaknya perusahaan, bukan pula sekadar soal jumlah lowongan. Tahun ini, ada inovasi yang jarang disentuh: perlindungan keselamatan bagi pencari kerja.

PT Asuransi Bangun Askrida Kantor Cabang Bandung (Askrida) menjadi perusahaan asuransi pertama yang memberikan asuransi personal accident secara khusus untuk para peserta job fair.

Sebuah langkah yang menempatkan pencari kerja bukan hanya sebagai angka statistik, tetapi sebagai individu yang berhak merasa aman dalam proses mencari masa depan.

Perlindungan untuk Mereka yang Berjuang Mencari Pekerjaan

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Iwan Tauhid dari Askrida bersama Ketua IKA UNPAD Kota Bandung, Dr. Dicky Wishnumulya R., S.Sos., MM., kepada Kepala Disnaker Kota Bandung, Drs. Andri Darusman, M.Si. Momentum tersebut menjadi penanda hadirnya paradigma baru: keselamatan juga bagian dari layanan ketenagakerjaan.

Di tengah tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Bandung—yang berada di angka 7,4 persen—perlindungan seperti ini memberi pesan bahwa pencari kerja juga perlu diperhatikan secara menyeluruh, baik dari sisi peluang maupun keamanan.

Ribuan Pencari Kerja, 45 Perusahaan, dan Satu Langkah Kecil yang Berdampak Besar

Job Fair yang digelar di Taman Kiara Artha pada 19–20 November 2025 ini menghadirkan 45 perusahaan dengan target penyerapan 10.200 tenaga kerja. Ribuan peserta datang membawa CV, harapan, dan terkadang juga kekhawatiran.

Dengan hadirnya perlindungan personal accident, ada satu kecemasan yang berhasil dipangkas.

Banyak tokoh hadir memberi dukungan, mulai dari Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, SH., hingga perwakilan Kadin dan Forum Ketenagakerjaan.

Namun langkah Askrida menjadi yang paling mencuri perhatian: sebuah intervensi sederhana namun relevan dengan kebutuhan nyata.

Job Fair yang Tidak Lagi Biasa-Biasa Saja

Ketua DPRD menilai penyelenggaraan Job Fair 2025 penting untuk mencetak tenaga kerja kompetitif. Namun di luar itu, kontribusi Askrida menghadirkan sesuatu yang lebih mendasar: rasa aman. Sesuatu yang sering diabaikan, tetapi justru menjadi fondasi bagi mereka yang sedang berjuang keluar dari keterbatasan.

Askrida menunjukkan bahwa dunia usaha bisa berperan lebih jauh daripada sekadar membuka lowongan. Mereka bisa hadir sebagai penyokong ekosistem ketenagakerjaan yang lebih humanis.

Menuju Bursa Kerja yang Lebih Beradab

Dengan dukungan lintas sektor—pemerintah, perusahaan, organisasi profesi, dan dunia pendidikan—Job Fair 2025 bukan hanya menjadi ajang tahunan, tetapi representasi masa depan ketenagakerjaan Kota Bandung yang lebih peduli.

Askrida mungkin hanya memberikan satu jenis perlindungan. Tetapi pesan yang mereka bawa jauh lebih besar:

Pencari kerja juga layak mendapatkan keamanan. Mereka datang membawa harapan—dan pulang dengan rasa aman.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki
Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!
Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:06 WIB

Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Berita Terbaru