MAJALENGKA, Mevin.ID – Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital.
Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan kepatuhan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan yang digelar di Gedung Yudha Karya pada Rabu (18/2/2026) ini mengedepankan layanan jemput bola dan sosialisasi pembayaran non-tunai berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
ASN Sebagai Teladan Masyarakat
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menekankan pentingnya peran ASN sebagai agen perubahan. Dalam acara penyerahan SPPT PBB-P2 tahun 2026, Bupati secara langsung memberikan contoh dengan membayar pajak melalui layanan mobile online.
“ASN harus menjadi teladan. Jika kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka kita sebagai aparatur pemerintah harus lebih dulu patuh,” tegas Bupati Eman.
Ia menambahkan bahwa pajak daerah merupakan instrumen vital Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” imbuhnya.
Digitalisasi untuk Keamanan dan Kecepatan
Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, menjelaskan bahwa sistem digital dipilih karena prosesnya yang lebih cepat, aman, dan tercatat dengan baik. Ia mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi kewajiban mereka tepat waktu.
“Jika ASN sudah patuh, maka masyarakat akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Rachmat.
Melalui gerakan ini, Pemkab Majalengka optimistis tingkat kepatuhan pajak akan meningkat signifikan, memperkuat kemandirian fiskal daerah guna mewujudkan visi Majalengka Langkung Sae.
Poin Penting Transformasi Digital Pajak Majalengka:
- Metode: Layanan jemput bola dan pembayaran non-tunai digital.
- Target Utama: Kepatuhan PBB-P2 dan pajak daerah di kalangan ASN.
- Manfaat: Meningkatkan PAD untuk sektor pembangunan, pendidikan, dan kesehatan.
- Keunggulan Digital: Proses lebih transparan, tercatat sistem, dan meminimalisir kesalahan manual.***
Penulis : Ahmad Hudri Harisman
Editor : M. Salman Faqih


























