Atasi Defisit Fiskal, Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun Demi “Ngebut” Proyek Infrastruktur Jabar

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

BANDUNG, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah berani untuk menjaga keberlanjutan proyek infrastruktur di tengah tekanan keuangan daerah.

Ia resmi mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun kepada Bank BJB untuk membiayai sejumlah proyek strategis yang mendesak.

Keputusan ini diambil menyusul kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tengah “tercekik”. Pada tahun 2026, Jabar mengalami kehilangan fiskal hampir Rp3 triliun, akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun.

Fokus Proyek: Underpass Cimahi dan Flyover

Dedi menegaskan bahwa dana pinjaman ini bukan untuk operasional rutin, melainkan khusus untuk menyelesaikan proyek infrastruktur besar yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurai kemacetan.

  • Underpass di Kota Cimahi: Ditargetkan untuk mengakhiri drama kemacetan panjang yang selama ini menghantui warga Cimahi.
  • Pembangunan Jembatan Layang (Flyover): Mempercepat konektivitas antarwilayah.
  • Pembebasan Lahan di Padalarang: Jalur baru yang akan menghubungkan Terminal Whoosh, Kota Baru Parahyangan, hingga Cipatat.

“Pinjam uang untuk bikin underpass dan jembatan layang. Itu proyek besar. Nanti Cimahi tidak macet lagi,” ujar Dedi di Gedung Sate, Kamis (26/2/2026).

Komitmen: Lunas Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Satu hal yang menarik perhatian adalah komitmen Dedi mengenai skema pengembalian utang tersebut. Ia menjamin bahwa beban pinjaman ini tidak akan diwariskan kepada pemimpin Jawa Barat berikutnya.

Detail Pinjaman

Keterangan

Nilai Pinjaman

Rp2 Triliun

Lembaga Pemberi

Bank BJB

Target Pelunasan

Tahun 2030

“Saya jujur saja, tahun ini saya mengajukan pinjaman. Tetapi hanya berlaku selama saya memimpin. Tidak boleh lebih (dari masa jabatan),” tegasnya.

Kolaborasi dengan Swasta

Selain pinjaman, Dedi juga menggunakan strategi cerdas dalam pembangunan jalan baru di kawasan Padalarang.

Pemprov Jabar hanya akan melakukan pembebasan lahan mulai April 2026, sementara biaya pembangunan fisiknya akan ditanggung oleh pihak swasta (pengembang Kota Baru Parahyangan).

Dengan skema ini, Pemprov berhasil menghemat anggaran pembangunan secara signifikan.

Tanggapan DPRD Jabar

Rencana ini telah sampai ke meja legislatif. Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara, mengonfirmasi bahwa surat pengajuan resmi telah diterima dan akan segera dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.

Mengingat kondisi fiskal yang sedang tertekan, pinjaman daerah dinilai sebagai salah satu solusi paling logis agar roda pembangunan di Jawa Barat tidak terhenti total.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”
Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:12 WIB

LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terbaru