Ayah Tiri Ditangkap Usai Alvaro Ditemukan Tak Bernyawa: Misteri 8 Bulan yang Berakhir Pilu

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID — Misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho selama delapan bulan akhirnya menemukan titik terang yang menyakitkan. Bocah enam tahun asal Pesanggrahan itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, dan polisi kini telah menangkap tersangka utama: ayah tirinya.

Kabar itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Minggu (23/11/2025). Meski belum banyak detail dibuka, Nicolas memastikan bahwa pria yang diamankan adalah ayah tiri Alvaro.

“Iya, ayah tirinya yang ditangkap,” ujar Nicolas singkat.

Kerangka Diduga Alvaro, Pemeriksaan DNA Menunggu Jawaban

Polisi menemukan kerangka manusia di kawasan Tenjo, Bogor, yang diduga kuat merupakan Alvaro. Meski lokasi penemuan dan kondisi jenazah membuat dugaan ini semakin kuat, kepastian tetap menunggu hasil Labfor dan uji DNA.

“Kita butuh kepastian dulu melalui pemeriksaan DNA dan Labfor,” kata Nicolas.

Selama delapan bulan terakhir, Alvaro hilang tanpa jejak setelah terakhir kali terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Pesanggrahan, pada 6 Maret 2025. Informasi awal menyebut ada pria yang mengaku sebagai ayahnya datang mencari Alvaro pada hari yang sama.

Sejak saat itu, kehidupan keluarga Alvaro berubah menjadi penantian panjang yang melelahkan—dan kini, berakhir dengan luka yang tak mudah disembuhkan.

Babak Baru Penyidikan, Luka Baru untuk Keluarga

Penangkapan ayah tiri Alvaro menggeser arah penyidikan. Polisi masih mendalami kronologi lengkap, motif, hingga bagaimana Alvaro bisa sampai ke lokasi penemuan di Tenjo.

Bagi keluarga, khususnya sang kakek yang selama ini aktif mencari cucunya, kabar ini menambah kedukaan. Tak hanya kehilangan, mereka kini harus menerima kenyataan bahwa sosok yang dekat dengan keluarga justru diduga menjadi dalang tragedi ini.

Kasus Alvaro menjadi pengingat betapa rapuhnya perlindungan anak ketika kekerasan justru muncul dari lingkar terdekat. Penyelidikan berlanjut, namun bagi keluarga, kehilangan ini sudah terlalu dalam.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:02 WIB

Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Berita Terbaru