LIMAPULUH KOTA, Mevin.ID – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan peringatan keras kepada masyarakat terkait fenomena munculnya lubang runtuhan atau sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Warga diimbau untuk tidak gegabah mempercayai kabar burung yang menyebutkan bahwa air yang tergenang di dalam lubang tersebut memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
“Kita mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar mengenai air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit,” tegas Taufik Wirabuana, perwakilan tim Badan Geologi Kementerian ESDM saat meninjau lokasi, Sabtu (10/1).
Belum Ada Bukti Ilmiah
Peringatan ini dikeluarkan menyusul banyaknya warga yang mulai berdatangan ke lokasi persawahan milik warga tersebut. Sebagian besar pengunjung sengaja datang untuk mengambil air dari lubang tersebut karena meyakini adanya kekuatan penyembuh.
Taufik menekankan bahwa klaim medis apa pun harus didasarkan pada data laboratorium yang valid, bukan sekadar asumsi atau keyakinan sepihak.
“Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat kita imbau tidak percaya air ini bisa menyembuhkan penyakit,” tambahnya.
Penelitian Masih Berlangsung
Saat ini, tim dari Badan Geologi telah turun ke lapangan untuk melakukan kajian cepat. Tim telah mengambil sejumlah sampel berupa air dan tanah dari lokasi sinkhole untuk dianalisis lebih lanjut. Namun, hasil resmi dari penelitian tersebut belum dapat diumumkan kepada publik.
Menurut Taufik, meskipun fenomena sinkhole cukup umum terjadi di Indonesia, setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Kondisi geologi di Sumatera Barat bisa saja memiliki sifat yang berbeda dengan temuan serupa di Pulau Jawa atau daerah lainnya.
Keamanan Kawasan
Taufik juga mengingatkan bahwa fenomena sinkhole pada dasarnya dapat membahayakan, terutama jika muncul di area yang padat penduduk.
“Fenomena sinkhole ini umum terjadi di Indonesia, namun yang menjadi masalah ketika muncul di pemukiman warga,” jelasnya. Beruntungnya, titik sinkhole di Nagari Situjuah Batua ini berada di area persawahan, jauh dari rumah-rumah warga, sehingga risiko kerusakan bangunan atau korban jiwa dapat diminimalisir.
Hingga hasil kajian keluar, Badan Geologi meminta pihak berwenang setempat untuk tetap memantau aktivitas warga di sekitar lubang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.***
Penulis : Bar Bernad

























