Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Dusun Kampek, Desa Karangligar, Kabupaten Karawang mencapai 3 Meter lebih

Banjir di Dusun Kampek, Desa Karangligar, Kabupaten Karawang mencapai 3 Meter lebih

KARAWANG, Mevin.ID – Harapan warga Dusun Kampek, Desa Karangligar, Kabupaten Karawang untuk terbebas dari kepungan banjir melalui program rumah panggung bantuan tampaknya harus pupus.

Banjir yang telah merendam wilayah tersebut selama 45 hari terakhir akhirnya turut menenggelamkan fasilitas rumah panggung yang seharusnya menjadi solusi anti-banjir.

Sejak 7 Desember 2025 hingga hari ini, Senin (19/1/2026), debit air di wilayah tersebut tidak pernah benar-benar surut, menciptakan pemandangan layaknya permukiman yang terapung di atas danau.

Rumah Panggung Tak Lagi Mempan

Rumah panggung yang merupakan program inisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini mulai terendam.

Dari 24 unit rumah panggung percontohan yang dibangun, 14 di antaranya kini sudah dimasuki air dengan ketinggian sekitar 20 hingga 30 sentimeter di dalam rumah.

Jajang (25) atau yang akrab disapa Guil, salah satu penerima manfaat, mengaku kecewa karena rumah setinggi 3,2 meter miliknya tetap terendam.

“Kita banjir di sini sudah sekitar 45 hari. Awalnya memang tidak masuk ke rumah, tapi sejak Sabtu kemarin air mulai masuk. Padahal ini rumah panggung, tapi ketinggian banjir di titik rumah saya mencapai 3,5 meter,” ungkap Guil.

Usulan Warga yang Tak Terakomodir

Guil menceritakan bahwa saat proses pembangunan, dirinya sempat meminta pihak kontraktor untuk menambah ketinggian tiang penyangga dari 320 sentimeter menjadi 350 sentimeter.

Permintaan itu didasari atas pengalamannya selama bertahun-tahun tinggal di wilayah tersebut yang sering dilanda banjir setinggi lebih dari 3 meter.

“Saya sempat minta ditinggikan jadi 3,5 meter, tapi katanya tidak bisa karena harus sesuai gambar atau desain awal. Imbasnya sekarang benar-benar terendam. Rumah panggung yang seharusnya jadi penyelamat, sekarang malah tidak bisa dihuni,” keluh Guil yang kini terpaksa mengontrak rumah di lokasi lain untuk mengungsi.

Dampak Luas di Dusun Kampek

Banjir yang disebabkan luapan Sungai Cibeet ini telah melumpuhkan total aktivitas warga di Dusun Kampek. Berikut adalah rincian dampak bencana per 19 Januari 2026:

Keterangan

Jumlah

Rumah Terendam

132 Unit

Warga Mengungsi

472 Jiwa

Rumah Panggung Terdampak

14 Unit

Hingga saat ini, ratusan warga masih bertahan di pengungsian atau rumah kontrakan sementara.

Warga mendesak pemerintah untuk mengevaluasi desain rumah panggung di wilayah Karangligar agar di masa depan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan karakteristik bencana di lapangan.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Editor : Abdilah Kurniawan

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas
Wujudkan Transparansi, Pemkab Majalengka Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:15 WIB

Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:46 WIB

Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya

Berita Terbaru