Banjir Bandang Terjang Maninjau, Ratusan Warga Mengungsi di Awal Tahun.

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM, Mevin.ID – Dampak banjir bandang yang menerjang Muaro Pisang, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Kamis (1/1/2026) dini hari kian meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam melaporkan adanya peningkatan signifikan jumlah warga yang terpaksa mengungsi.

Hingga Jumat (2/1/2026), tercatat sebanyak 428 orang telah meninggalkan rumah mereka, naik dari data sebelumnya yang hanya berjumlah 314 orang.

Kerusakan Infrastruktur dan Pemukiman

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengonfirmasi bahwa para pengungsi kini tersebar di beberapa titik aman seperti musala, gedung pemerintahan, dan rumah sanak keluarga.

Bencana ini juga mengakibatkan kerusakan fisik yang cukup parah, di antaranya:

  •  4 unit rumah rusak berat.
  • 3 unit warung rusak berat.
  • 2 unit penginapan rusak berat.

Selain pemukiman, material lumpur dan bebatuan setinggi satu meter menimbun badan jalan provinsi sepanjang 30 meter. Akibatnya, akses utama yang menghubungkan Lubuk Basung dan Bukittinggi putus total.

Longsor di Matur Jadi Pemicu

Analisis BPBD mengungkapkan bahwa bencana ini dipicu oleh tanah longsor yang terjadi di Jorong Kuo Tigo Koto, Kecamatan Matur, pada Rabu malam (31/12/2025).

Material longsor menyumbat aliran Sungai Muaro Pisang, sehingga air mencari jalur baru ke arah Simpang Maninjau dengan membawa material lumpur serta bebatuan besar.

Nihil Korban Jiwa Berkat Kewaspadaan Warga

Meski kerusakan material cukup masif, Abdul Ghafur menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kecepatan warga dalam merespons tanda-tanda alam menjadi kunci keselamatan.

“Warga langsung berhamburan keluar dan mengungsi saat mendengar suara gemuruh dari hulu sungai sekitar pukul 01.45 WIB,” ujar Ghafur.

Saat ini, alat berat telah diturunkan di lokasi bencana untuk mulai membersihkan material yang menimbun jalan provinsi. Petugas kepolisian juga disiagakan di area Muaro Pisang untuk mencegah warga mendekati lokasi yang masih dianggap rawan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta
Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga
Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan
Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK
Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya
Usai Digeledah KPK, Menkeu Purbaya Ancam Tendang Pegawai Pajak Korup ke Daerah Terpencil
Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran, Perpemindo Gandeng Platindo Siapkan PMI Kompeten dan Bermartabat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:49 WIB

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:31 WIB

Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:56 WIB

Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:04 WIB

Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:58 WIB

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya

Berita Terbaru