Banjir di Mana-mana, Gubernur Jabar Minta Maaf, Netizen: Wagub Kok Gak Kelihatan?

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota anggota Banser Bagana (Tanggap Bencana) Kota Bekasi sedang memberikan pertolongan kepada warga terdampak di Kota Bekasi

Anggota anggota Banser Bagana (Tanggap Bencana) Kota Bekasi sedang memberikan pertolongan kepada warga terdampak di Kota Bekasi

Bandung, Mevin.ID – Usai mengikuti retret di Magelang, para kepala daerah di Jawa Barat langsung dihadapkan pada ujian nyata, menangani bencana hidrometeorologi banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, beserta beberapa kepala daerah kabupaten/kota, turun langsung ke lapangan untuk memantau dan menangani dampak banjir yang terjadi, dan mencari solusi penangan banjir.

Gubernur Dedi Mulyadi tak hanya memantau situasi, tetapi juga meminta maaf kepada warga yang terdampak banjir.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya terhadap warga Bogor atas musibah bencana yang dialami pada saat ini, banjir yang meluapnya air yang luar biasa,” ujarnya dalam instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Selain Gubernur, beberapa kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Barat juga sibuk turun ke masyarakat untuk memberikan solusi penanganan banjir di daerah masing-masing. Langkah ini dinilai sebagai ujian nyata bagi para pemimpin daerah pascapemilihan.

“Inilah momen untuk membuktikan apakah para kepala daerah benar-benar membela dan menyayangi rakyatnya, atau hanya mementingkan diri sendiri,” ujar salah seorang warga terdampak.

Bencana banjir ini juga menimbulkan korban jiwa. Di Cisarua, Bogor, satu orang dilaporkan hanyut dan hingga kini belum ditemukan. Begitu pula di Bekasi, satu orang warga juga hilang terseret banjir dan masih dalam proses pencarian.

Kritik dan Tanggapan Netizen

Sementara, Erwan Setiawan dalam instagram pribadinya yang diposting selasa tanggal 4 Maret 2025 memperlihatkan aktivitas sedang menerima tamu dari Taruna Akmil Magelang yang bertemu saat retret Kepala Daerah di Magelang.

“Kedatangan Adik-adik Taruna Akmil, yg Sewaktu Retreat di Magelang Terlibat Langsung dalam Perhelatan Parade Senja. Semangat Terus Adik-Adik, Kalian Calon Pemimpin Masa Depan”, kata erwan Setiawan dalam Captionnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Erwan Setiawan (@erwansetiawan54)

Dalam komentar netizen ada beberapa yang memberikan pendapat beragam antara lain dari  @nov0511** Bpk wagub kok ngak keliatan bareng tugas sm gubenur apa ada tugas masing2 semangat terus bpk wagub sehat2 selaluuu🤲🤲💪💪

Dari akun @lensabulat ijin MEMINTA KETEGASANNYA pemerintah 🙏 Saya di Cileungsi/Cibubur, masih ada Wisuda TK/SD yang saya rasa memberatkan orangtua. untuk bayar gedung aja MAHAL, belum pernak pernik lainnya. Mohon Surat Tertulis atas Peraturan Pelarangan Kegiatan tersebut 🙏 Terimakasih

Selanjutnya dari akun dirga_ramadhan** Jalan seer keneh anu ruksak pak sareng banjir dan akun @christianwiraden** Banjir pak Bekasi. Gak turun ke lapangan pak @erwansetiawan54

Sementara akun @pungkas_hakiki* mengatakan hapunten pak wagub, terasa kurang etis sareng nirempati ketika pak gub @dedimulyadi71 sedang fokus menangani bencana nu makin meluas di Jabar, pak wagub malah sibuk di kantor posting nu teu perlu… 😌😌🙏🙏

Kepekaan Pemimpin dalam Menghadapi Bencana

Kepekaan seorang pemimpin dinilai sangat penting, terutama dalam situasi bencana. Kepekaan ini dapat membantu pemimpin memahami dan merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat. “Pemimpin yang peka akan lebih mudah mengambil keputusan yang bijaksana dan adil, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujar seorang analis kebijakan publik.

Dampak Banjir di Beberapa Wilayah

Berdasarkan data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir telah berdampak pada ribuan warga di beberapa wilayah:

  1. Jakarta:
    • 485 keluarga (1.446 orang) terdampak.
    • 224 unit rumah di Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, terendam dengan ketinggian air 50 cm-1,5 meter.
  2. Bogor, Jawa Barat:
    • 381 keluarga (1.399 orang) terdampak.
    • 346 orang mengungsi, dan satu orang dilaporkan hilang terseret banjir.
  3. Depok, Jawa Barat:
    • Banjir melanda 19 lokasi, termasuk bantaran Kali Cabang Timur, Situ Pengarengan, dan sejumlah perumahan seperti Mutiara Depok dan Taman Duta.
  4. Bekasi, Jawa Barat:
    • Banjir merendam tujuh kecamatan di Kota Bekasi dan enam kecamatan di Kabupaten Bekasi, dengan ketinggian air mencapai 4 meter di beberapa titik.
  5. Tangerang, Banten:
    • Enam kecamatan terdampak, termasuk Pagedangan, Teluk Naga, dan Tigaraksa, dengan ketinggian air 50 cm-1 meter.
    • Sekitar 3.000 warga terdampak.

Bencana banjir ini menjadi ujian awal bagi para kepala daerah di Jawa Barat. Masyarakat menantikan langkah nyata dan komitmen para pemimpin dalam menangani bencana serta memulihkan kondisi wilayah terdampak.***

Baca Juga :

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diperas Senior, Mahasiswi Kedokteran PPDS Unsri Nyaris Bunuh Diri
Tangis Pilu di Ruang MK: Anak Wartawan Eva Pasaribu Pertanyakan Keterbukaan Hukum Kasus Oknum TNI
Alasan KPK Seret Ono Surono dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut
KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara
BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir
KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:33 WIB

Diperas Senior, Mahasiswi Kedokteran PPDS Unsri Nyaris Bunuh Diri

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:32 WIB

Tangis Pilu di Ruang MK: Anak Wartawan Eva Pasaribu Pertanyakan Keterbukaan Hukum Kasus Oknum TNI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Alasan KPK Seret Ono Surono dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:00 WIB

KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:40 WIB

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara

Berita Terbaru