Banjir Kabupaten Tangerang: 5 Kecamatan Masih Terendam, Puluhan Ribu Jiwa Terdampak

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Mevin.ID – Meski sempat berangsur surut, bencana banjir kembali mengepung wilayah Kabupaten Tangerang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak lima kecamatan masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter hingga Kamis (22/1/2026).

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem yang kembali terjadi sejak awal pekan ini memicu luapan sungai-sungai besar di wilayah tersebut.

View this post on Instagram

Daftar Wilayah yang Masih Terendam

Hingga saat ini, tercatat lima kecamatan yang masih berjuang melawan genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 40 cm hingga 100 cm:

  • Kecamatan Kresek
  • Kecamatan Gunung Kaler
  • Kecamatan Kosambi
  • Kecamatan Jayanti
  • Kecamatan Tigaraksa (titik terbaru akibat hujan ekstrem)

“Banjir kembali terjadi di lima kecamatan tersebut sejak Senin (19/1) karena intensitas hujan yang sangat tinggi. Di Tigaraksa, banjir dipicu curah hujan lokal, sementara di Gunung Kaler dan Kresek akibat meluapnya Sungai Cidurian,” jelas Ahmad Taufik.

Dampak Luas Sejak Awal Januari

Secara akumulatif sejak banjir melanda pada Minggu (11/1), bencana ini tercatat telah berdampak pada wilayah yang cukup luas:

  • Total Wilayah: 24 Kecamatan dan 119 Desa/Kelurahan.
  • Warga Terdampak: Kurang lebih mencapai 50.000 jiwa.
  • Penyebab Utama: Meluapnya aliran Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri.

Saat ini, pihak BPBD masih melakukan rekapitulasi ulang untuk mendata jumlah pasti warga yang masih bertahan di pengungsian maupun yang memilih tetap di rumah pada gelombang banjir terbaru ini.

Upaya Penanganan Darurat

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengerahkan berbagai bantuan sarana dan prasarana ke titik-titik lokasi pengungsian. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:

  • Penerjunan personel gabungan untuk evakuasi.
  • Penyaluran mesin pompa penyedot air dari BPBD dan Dinas Bina Marga.

Distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak.

“Kami terus berupaya maksimal meskipun sarana prasarana yang tersedia masih terbatas dibandingkan luasnya wilayah terdampak,” tambah Taufik.

Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dihimbau untuk tetap siaga, mengingat curah hujan di wilayah Banten dan sekitarnya diprediksi masih akan tetap tinggi dalam beberapa hari kedepan.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru