Banjir–Longsor di Sibolga-Tapteng: Gardu Terendam, Tiang Patah, Pemulihan Terkendala Akses

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gardu listrik ambruk akibat banjir dan longsor yang terjadi di Tapanuli Tengah, PLN tetapkan siaga listrik(Dok. PLN Sumatera Utara)

Gardu listrik ambruk akibat banjir dan longsor yang terjadi di Tapanuli Tengah, PLN tetapkan siaga listrik(Dok. PLN Sumatera Utara)

Sibolga, Mevin.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah memicu banjir bandang dan longsor yang merusak banyak titik infrastruktur kelistrikan PLN.

Dari gardu hubung yang terendam, tiang distribusi patah, hingga jaringan tertutup material longsor—semuanya membuat wilayah terdampak gelap dan sulit dijangkau.

Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menyebut tim langsung diterjunkan begitu status Siaga Kelistrikan diaktifkan. “Kami lakukan asesmen lapangan, isolasi jaringan, dan penanganan awal di area yang dinilai aman,” ujarnya.

Namun upaya pemulihan tidak bisa dilakukan secepat biasanya. Banyak jalur menuju lokasi bencana terputus oleh genangan air dan timbunan longsor. Beberapa titik bahkan benar-benar terisolasi.

Safety First: Evakuasi Aman Sebelum Kabel Menyala

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa keselamatan publik menjadi prioritas utama. “Banjir dan longsor di Sibolga dan Tapteng membutuhkan kewaspadaan penuh,” katanya. Sebelum jaringan dipulihkan, seluruh prosedur keamanan harus dipastikan berjalan sempurna.

PLN juga intens berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta TNI–Polri agar jalur aman bagi petugas sebelum penanganan teknis dimulai.

Imbauan untuk Warga: Hindari Gardu dan Tiang yang Tergenang

Di tengah kondisi cuaca yang belum stabil, PLN meminta warga tetap menjauhi peralatan dan instalasi listrik yang terendam. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan jaringan yang membahayakan melalui PLN Mobile atau Contact Center 123.

“Mohon doa dan kerja sama masyarakat. Pemulihan akan kami lakukan secepat mungkin setelah kondisi dinyatakan aman,” ujar Mundhakir.!***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’
‘Tolong, Saya Ingin Pulang’: Jeritan Eka dari Oman, Korban Penganiayaan Majikan
Waspada! Bandung dan Jabar Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:15 WIB

Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:35 WIB

KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:18 WIB

Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:30 WIB

Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Berita Terbaru