Banjir Lumpur Majalaya, Korban Dijanjikan Perbaikan Rumah

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Bencana banjir bandang disertai lumpur melanda Kampung Bojong Keusik RT 01/RW 01, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (11/2/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB ini dipicu jebolnya tanggul aliran Sungai Cisunggalah sepanjang 12 meter dengan tinggi 3 meter yang menyatu dengan tembok rumah warga.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, langsung turun ke lokasi pada Jumat (13/2/2026) untuk meninjau kondisi terkini dan memastikan penanganan cepat dilakukan.

Akibat kejadian ini, arus deras dengan ketinggian mencapai 120 cm menerjang permukiman, menyisakan tumpukan lumpur dan sampah di sepanjang Jalan Bojong Keusik serta puluhan rumah warga.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meskipun sejumlah rumah mengalami rusak berat dan ringan.

Sebanyak 310 warga dari tiga RT terdampak langsung bencana tersebut. Saat ini, Tim Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, OPD, Forkopimcam Majalaya, dan relawan bahu-membahu membersihkan material lumpur.

Alat berat back hoe dan sejumlah dump truk dikerahkan untuk mengangkut sisa-sisa banjir ke tempat aman.

Normalisasi Sungai

Dalam kunjungannya, Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa langkah strategis pascabencana adalah mengembalikan fungsi Sungai Cisunggalah seperti sedia kala.

“Sungai harus dikembalikan ke lebar awalnya, delapan meter. Ini penting agar aliran air kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kang DS, sapaan akrabnya.

Ia meminta Kepala Desa Bojong segera berkoordinasi dengan Camat Majalaya, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, dan instansi terkait lainnya untuk merealisasikan normalisasi sungai. Menurutnya, penyempitan aliran sungai menjadi salah satu pemicu utama meluapnya air ke permukiman.

Bantuan Rehabilitasi Rumah

Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat dengan menyiapkan bantuan rehabilitasi bagi rumah-rumah warga yang rusak. Dari pendataan sementara, tujuh hingga delapan unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sedang, hingga ringan.

“Kami akan berikan bantuan perbaikan rumah secara bertahap agar hasilnya maksimal. Untuk warga yang rumahnya berada terlalu dekat dengan bantaran sungai, akan dievakuasi sementara dan diberikan bantuan biaya kontrak rumah selama proses perbaikan berlangsung,” jelas Kang DS.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perhatian Pemkab Bandung terhadap keselamatan dan kesejahteraan warganya pascabencana.

Imbauan

Bupati Dadang Supriatna juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta agar desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bandung turut aktif memantau potensi penyempitan atau perubahan fungsi sungai di lingkungan masing-masing.

“Fungsi sungai harus dikembalikan sebagai aliran air yang efektif. Jangan sampai ada penyempitan yang memicu banjir. Mitigasi bencana harus menjadi kesadaran bersama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan dan pendataan dampak banjir bandang masih terus berlangsung. Warga setempat berharap perbaikan infrastruktur dan normalisasi sungai dapat segera terealisasi agar rasa aman kembali dirasakan. ***

 

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis
Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi
Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra
Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:06 WIB

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:40 WIB

Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:34 WIB

Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru