Banjir Terjang 27 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, 133 Ribu Jiwa Terdampak

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir kembali menghantam Karawang. Sabtu (6/12/2025), air dari Sungai Citarum dan Cibeet tak lagi mampu dibendung, merembes masuk ke permukiman, sawah, hingga jalan raya. Sedikitnya 316 rumah terendam, dan 1.224 jiwa harus mengungsi

Banjir kembali menghantam Karawang. Sabtu (6/12/2025), air dari Sungai Citarum dan Cibeet tak lagi mampu dibendung, merembes masuk ke permukiman, sawah, hingga jalan raya. Sedikitnya 316 rumah terendam, dan 1.224 jiwa harus mengungsi

TANGERANG, Mevin.ID – Bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Tangerang secara masif. Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa dari total 29 kecamatan, sebanyak 27 wilayah kecamatan terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data terkini, musibah ini telah berdampak pada sedikitnya 33 ribu Kepala Keluarga (KK) dengan total populasi mencapai 133 ribu jiwa.

“Dari jumlah total 29 wilayah kecamatan, yang terdampak bencana sebanyak 27 kecamatan. Terdapat 33 ribu KK dengan 133 ribu jiwa terdampak banjir,” ujar Maesyal Rasyid di Tangerang, Selasa (27/1/2026).

Penyebab dan Kondisi Terkini

Bupati menjelaskan bahwa bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai dan danau (situ) yang sudah tidak mampu menampung debit air. Beberapa titik yang menjadi perhatian utama meliputi:

  • Aliran Sungai: Sungai Cidurian dan Sungai Cirarab.

  • Wilayah Perairan: Situ Gelam.

Meski di sebagian besar wilayah air mulai berangsur surut, beberapa lokasi terpantau masih terendam banjir dengan ketinggian debit air bervariasi antara 30 hingga 80 centimeter.

Langkah Penanganan Pemerintah Kabupaten

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kini fokus pada upaya pemulihan pascabencana dengan mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Berikut adalah langkah-langkah strategis yang sedang dijalankan:

  1. Penanganan Darurat: Evakuasi dan bantuan langsung kepada korban terdampak sejak hari pertama banjir.

  2. Normalisasi Sungai: Melakukan pengerukan dan pembersihan aliran sungai berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

  3. Pengadaan Alat: Pemkab telah mengagendakan pembelian pompa air berskala besar secara bertahap untuk mempercepat pengurasan air di titik-titik rawan.

Kolaborasi Jangka Panjang

Untuk solusi permanen, Maesyal Rasyid menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Saat ini, pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Banten dan kementerian terkait.

“Kami sudah diundang oleh Gubernur, BBWS, BPN hingga Wali Kota Tangerang mengenai pembahasan penanganan banjir untuk mencari solusi (jangka panjang),” pungkasnya.

Pemkab Tangerang berkomitmen untuk segera menuntaskan masalah infrastruktur pengairan guna meminimalisir risiko serupa di masa depan, mengingat curah hujan yang masih sulit diprediksi.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga
Sinergi Membangun Kota: Kang Dedi Mulyadi dan Mas Tri Resmikan Ruang Terbuka Publik Padurenan
Gerak Cepat Bupati Eman Suherman Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Malausma, Siapkan Relokasi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:25 WIB

Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terbaru