Jakarta, Mevin.ID – Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri turun tangan dalam penanganan kasus penyiksaan anak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
“Polri saat ini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan anak tersebut mendapatkan perlindungan, pemulihan, dan pendampingan secara maksimal,” kata Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nurul Azizah, Rabu (11/6).
Nurul Azizah menegaskan keselamatan dan pemulihan anak menjadi prioritas utama, sambil menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini.
Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebayoran Lama menemukan seorang anak berinisial MK (7) dalam kondisi luka-luka parah. Kasatpol PP Kebayoran Lama, Eko, menyebut MK mengalami luka bacok di kaki sekitar 5-6 cm dan lebam kebiruan di mata.
Menurut Eko, MK mengaku sering disiksa ayahnya, YA, termasuk dibakar dan dipelintir hingga tulangnya keluar. Bocah ini hanya diberi satu sendok nasi basi setiap hari.
“Setiap hari dia cuma dikasih makan sesendok nasi,” ungkap Eko.
Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Kebayoran Lama.***





![Presiden AS Donald Trump berbicara kepada anggota pers di dalam Air Force One selama penerbangan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, pada 6 April 2025 [Kent Nishimura/Reuters]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2025/04/2025-04-07T000448Z_1552781344_RC2MSDAA10A2_RTRMADP_3_USA-TRUMP-1743986064-225x129.webp)





![Presiden AS Donald Trump berbicara kepada anggota pers di dalam Air Force One selama penerbangan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, pada 6 April 2025 [Kent Nishimura/Reuters]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2025/04/2025-04-07T000448Z_1552781344_RC2MSDAA10A2_RTRMADP_3_USA-TRUMP-1743986064-360x200.webp)














