Jakarta, Mevin.ID – Wahyu Suparyono dicopot dari jabatan sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Dirut baru.
Wahyu Suparyono sendiri baru menjabat sebagai Direktur Utama BULOG sejak September 2024. Ia kala itu menggantikan Bayu Krisnamurthi, yang hanya menjabat selama 10 bulan sejak 1 Desember 2023.
Posisi atau jabatan Bulog memang “kursi panas” karena sebelumnya Wahyu juga menduduki kursi Dirut di Bulog menggantikan Bayu Krisnamurthi.
Pencopotan jabatan terhadap Wahyu Suparyono bersamaan dengan perombakan Direksi Perum Bulog. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025 yang mengakhiri masa jabatan Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama.
Tak hanya itu, Erick juga mencopot Iryanto Hutagaol dari jabatan Direktur Keuangan Perum Bulog. Erick kemudian menunjuk mantan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hendra Susanto sebagai Dirkeu baru.
“Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Wahyu Suparyono dan Iryanto Hutagaol selama menjabat, dan menyambut baik kepemimpinan baru di bawah Direktur Utama Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Keuangan Hendra Susanto,” tulis keterangan Perum Bulog, Sabtu (8/2/2025).
Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI, kini dipercaya memimpin Perum Bulog. Sementara Hendra Susanto sebelumnya adalah Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
Sosok Mayjen Novi Helmy Prasetya
Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 21 Februari 2024 mengemban amanat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Jenderal kelahiran Madura, Jawa Timur 10 November 1971 ini pernah menjabat Pangdam Iskandar Muda pada 8 Maret 2023.
Novi, lulusan Akademi Militer 1993 berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus). Jenderal bintang dua ini juga pernah menjabat Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad.
Selama berdinas di TNI Angkatan Darat sudah banyak penugasan operasi yang dilaksanakan antara lain penugasan dalam negeri melaksanakan operasi Timor Timur 1996, operasi Tribuana tahun 1999.
Kemudian penugasan luar negeri melaksanakan Pengamanan VVIP RI 1 di Rusia tahun 2013 Inggris 2004 dan Jerman 2015.
Pergantian Dewan Pengawas
Selain Direksi, Jajaran Dewan Pengawas Perum Bulog juga mengalami perombakan sesuai SK Nomor: SK-29/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025 yang mengakhiri Wicipto Setiadi sebagai Dewan Pengawas diganti dengan Verdianto Iskandar Bitticaca adalah seorang Purnawirawan Polri yang terakhir mengemban amanat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi. ***


























