Cikarang, Mevin.ID – Kabupaten Bekasi menorehkan sejarah baru dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Sebanyak 130 Koperasi Merah Putih resmi berdiri di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bekasi, menjadikannya daerah pertama di Indonesia yang berhasil membentuk koperasi desa secara serentak dan menyeluruh.
Penyerahan badan hukum koperasi ini dilakukan langsung kepada seluruh kepala desa dan lurah bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117, yang digelar di Plaza Pemkab Bekasi, Selasa (20/5).
Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyebut pendirian Koperasi Merah Putih bukan hanya simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan, tapi juga sebagai upaya konkret mengatasi pengangguran.
“Jika koperasi ini berjalan optimal, potensinya sangat besar. Kita bisa membuka lapangan kerja hingga dua juta orang,” ujar Asep optimistis.
Langkah besar ini tak lepas dari dukungan para camat, kepala desa, dan lurah yang aktif mendorong pembentukan koperasi melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengatakan bahwa seluruh koperasi telah mendapatkan badan hukum dari notaris dan kini siap diluncurkan.
“Bekasi menjadi pelopor nasional dengan 100 persen desa dan kelurahan telah memiliki koperasi. Ini prestasi yang belum ada tandingannya di Indonesia,” kata Ida.
Setelah pembentukan, para pengurus koperasi akan dibekali pelatihan manajerial dan teknis agar koperasi bisa dikelola secara profesional dan sehat.
“Kami akan intervensi melalui pelatihan hard skill dan soft skill. Tujuannya agar koperasi ini jadi solusi nyata bagi ekonomi lokal, sekaligus menekan praktik rentenir dan pinjol ilegal,” jelasnya.
Ida juga mengungkapkan bahwa masing-masing koperasi akan menyesuaikan layanan dengan potensi lokal desa. Salah satu contohnya, Koperasi Simpan Pinjam Desa Lambangsari yang sudah memiliki 50 anggota aktif.
Tak berhenti di situ, Pemkab Bekasi juga berencana mendorong pengembangan koperasi di masyarakat umum, hingga mendirikan klinik koperasi dengan melibatkan lintas dinas.
Langkah visioner Kabupaten Bekasi ini menjadi model inspiratif bagi daerah lain yang ingin membangun ekonomi dari akar rumput, dengan semangat gotong royong dan kemandirian desa. ***
Penulis : Clendy Saputra
Editor : Pratigto


























