Belum Dilantik Gubernur, Dedi Mulyadi Kecewa Kinerja Satpol PP dan Dinas ESDM Jabar

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat terpilih saat mendatangi Areal Tambang Ilegal di Kecamatan Kasomalang Kab Subang

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat terpilih saat mendatangi Areal Tambang Ilegal di Kecamatan Kasomalang Kab Subang

Bandung, Mevin.ID – Dedi Mulyadi Gubernur Jabar terpilih 2025-2030 mengaku  kecewa terhadap kinerja Satpol PP dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Prov. Jawa Barat yang memiliki kepekaan.

Pernyataan tersebut muncul ketika Dedi Mulyadi mendatangi areal penambangan ilegal di Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang.

Banyaknya adanya aktifitas Tambang di wilayah tersebut tentu mengakibatkan hancurnya jalan kabupaten dan jalan provinsi akibat angkutan dari hasil tambang yang melebihi Tonase setiap hari lewat.

“Ini Saya berada di Kecamatan Kasomalang Kab Subang, areal penambangan ilegal seluas ini, tadi saya datang seluruh mobilnya pada kabur”, kata Dedi Mulyadi dalam Videonya yang diposting di Instgram @dedimulyadi 71

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)

“Setiap hari truk itu melewati jalan jalan provinsi dan rusak parah sekarang, pertanyaannya adalah Pak Kasatpol PP dan Dinas ESDM provinsi Jawa Barat mohon jangan hanya di balik meja di balik kantor”, lanjut Dedi Mulyadi terlihat geram.

“Saya belum dilantik jadi Gubernur saya kecewa terhadap kinerja anda semua yang tidak punya kepekaan, dibawah kepempinan saya tidak boleh ini terjadi”, lanjut Dedi Mulyadi.

Baca Juga : DPRD Jabar Umumkan Dedi & Erwan sebagai Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih

Gubernur terpilih, Dedi Mulyadi meminta Satpol PP dan Dinas ESDM Jabar agar menelusuri siapa pemilik dan sudah berapa lama penambagan ilegal tersebut dibiarkan.

“Kasatpol PP dan Dinas ESDM provinsi Jawa Barat segera turun ke Lapangan telusuri siapa pemiliknya dan sudah berapa lama melakukan penambangan ilegal” tegas Dedi Mulyadi. (*)

 

Facebook Comments Box

Penulis : debar

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah
Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen
ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga
Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”
Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko
1.341 Hektare Sawah di Sumbar Gagal Panen Akibat Bencana: Petani Menunggu Kompensasi
Menanti Roadmap Koperasi Merah Putih, Ekos: IKA Ikopin Tak Boleh Jadi Penonton
Majalengka, Dapur Bibit Nasional yang Menopang Mimpi Besar Indonesia Hijau

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:25 WIB

Menaker Jelaskan Rumus UMP 2026: Alfa Naik, Tapi Kenaikan Upah Tetap Bergantung Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:16 WIB

Kasus Matel Kalibata Jadi Alarm: OJK Diminta Tegas Lindungi Konsumen

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:27 WIB

ITENAS Resmikan Bio-CNG dari Limbah Ternak, Dari Hibah Riset Hingga Energi Murah untuk Warga

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:39 WIB

Inovasi Energi Bersih: ITENAS Bandung Luncurkan “Bio CNG ITENAS Nice Gas”

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dorong Geotermal di Ciremai, Anggota DPR Dikritik : Potensi Besar Bukan Alasan Menutup Mata dari Risiko

Berita Terbaru