Berita Internasional

Dua wanita berjalan saat hujan di Inggris.

Berita

Musim Dingin “Tanpa Henti”: Ratusan Rumah di Inggris Terendam Banjir Akibat Hujan Ekstrem

Berita | Internasional | Rabu, 11 Februari 2026 - 06:59 WIB

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:59 WIB

LONDON, Mevin.ID – Cuaca ekstrem terus menghantam wilayah Britania Raya. Sedikitnya 300 rumah di Inggris dilaporkan terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut…

Bendera Palestina

Berita

Protes Massal Sambut Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog di Australia

Berita | Internasional | Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

CANBERRA, Mevin.ID – Ribuan warga Australia memadati jalan-jalan di kota-kota besar seperti Canberra, Sydney, Melbourne, dan Brisbane pada Senin (9/2/2026). Massa menyuarakan protes keras…

Sedikitnya 32 warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan udara Israel di seluruh Jalur Gaza pada Jumat (30/1) malam hingga Sabtu (31/1) siang waktu setempat, demikian disampaikan sumber-sumber Palestina. Serangan tersebut menargetkan sebuah kantor polisi, apartemen permukiman, serta tenda-tenda pengungsian.

Serangan itu terjadi ketika Israel menyatakan bahwa tindakannya merupakan respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas, klaim yang dibantah Hamas sebagai "tidak benar dan menyesatkan."

Mahmoud Basal, juru bicara Pertahanan Sipil di Gaza, mengatakan kepada Xinhua bahwa serangan tunggal paling mematikan menghantam pusat kepolisian Sheikh Radwan yang berafiliasi dengan otoritas dalam negeri yang dikelola Hamas, di Gaza City bagian utara. Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan melukai sejumlah lainnya, dengan beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Basal menambahkan bahwa banyak personel kepolisian berada di dalam fasilitas tersebut saat serangan terjadi, sehingga masih ada sejumlah orang yang dilaporkan hilang dan tertimbun reruntuhan.


Warga Palestina memeriksa kerusakan akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, pada 31 Januari 2026. (Xinhua)

Seorang sumber keamanan Palestina mengatakan kepada Xinhua bahwa para korban termasuk empat tahanan dan tiga polisi perempuan. Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan ekstensif pada lokasi kejadian serta rumah-rumah di sekitarnya. Sementara itu, pesawat tempur Israel mengebom gedung administrasi kamp Ghaith, yang menampung puluhan pengungsi di wilayah Khan Younis, setelah sebelumnya memperingatkan para penghuni untuk mengungsi, sehingga memicu ketakutan dan kepanikan luas, menurut sumber-sumber setempat.

Menurut Basal, drone Israel kemudian menargetkan sekelompok warga Palestina di kawasan permukiman al-Nasr, Gaza City barat, dengan sedikitnya satu rudal, yang menewaskan tiga orang.

Dalam insiden terpisah, serangan terhadap sebuah tenda pengungsian di wilayah Asdaa, Khan Younis utara, di Jalur Gaza bagian selatan, menewaskan tujuh anggota sebuah keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menyebabkan tiga orang lainnya terluka parah.

Saksi mata setempat mengatakan kepada Xinhua bahwa para korban berasal dari keluarga Abu Hadaied.

Basal juga menyebutkan bahwa lima orang, termasuk seorang perempuan dan dua anak, tewas ketika pesawat tempur Israel menargetkan sebuah gedung apartemen di kawasan al-Rimal, Gaza City barat.







Warga Palestina memeriksa kerusakan akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, pada 31 Januari 2026. (Xinhua)

Sementara itu, pesawat tempur Israel mengebom gedung administrasi kamp Ghaith, yang menampung puluhan pengungsi di wilayah Khan Younis, setelah sebelumnya memperingatkan para penghuni untuk mengungsi, sehingga memicu ketakutan dan kepanikan luas, menurut sumber-sumber setempat.

Hamas juga menyerukan kepada komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengecam serangan tersebut, mengambil langkah konkret untuk menghentikannya, meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel, serta mengakhiri apa yang disebutnya sebagai "kebijakan impunitas" yang mendorong kekerasan dan kehancuran lebih lanjut.



Kompleks Medis Al-Shifa, Mohammed Abu Salmiya, mengatakan kepada Xinhua bahwa lebih dari 30 orang terluka dalam serangan terbaru tersebut, dengan sebagian besar korban memerlukan tindakan operasi.

Menanggapi serangan itu, Hamas menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengeboman yang terus berlangsung merupakan "kejahatan brutal dan pelanggaran terang-terangan serta berulang terhadap perjanjian gencatan senjata." Hamas menyerukan kepada negara-negara penjamin internasional untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan apa yang disebutnya sebagai upaya merusak gencatan senjata dan memaksa Israel mematuhi kesepakatan tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Sabtu menyatakan telah melancarkan serangan di seluruh Jalur Gaza, menargetkan "empat komandan dan militan lainnya", serta sebuah fasilitas penyimpanan senjata, lokasi produksi senjata, dan dua lokasi peluncuran milik Hamas di Jalur Gaza bagian tengah.

Dalam pernyataannya, IDF mengatakan serangan tersebut merupakan respons atas insiden pada Jumat, ketika delapan militan teridentifikasi keluar dari sebuah terowongan di Rafah bagian timur, yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Hamas kemudian membantah klaim itu, menyebutnya "tidak benar dan menyesatkan", serta menuduh Israel membuat "tuduhan yang tidak berdasar dan lemah" yang mencerminkan pengabaian terhadap para mediator, negara-negara penjamin, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses perdamaian yang lebih luas.






Warga Palestina memeriksa kerusakan akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, pada 31 Januari 2026. (Xinhua)

Hamas juga menyerukan kepada komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengecam serangan tersebut, mengambil langkah konkret untuk menghentikannya, meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel, serta mengakhiri apa yang disebutnya sebagai "kebijakan impunitas" yang mendorong kekerasan dan kehancuran lebih lanjut



Sehari sebelumnya, militer Israel mengumumkan penangkapan seorang komandan senior Batalion Rafah Timur Hamas dalam sebuah operasi di Rafah timur.

Dalam pernyataan itu disampaikan bahwa komandan tersebut ditangkap saat mencoba melarikan diri melalui terowongan, setelah bentrokan sebelumnya yang menewaskan tiga militan saat mereka keluar dari terowongan yang sama.

Disebutkan juga bahwa militer Israel, bersama badan keamanan dalam negeri Shin Bet, melanjutkan operasi di wilayah itu untuk melacak dan membunuh "teroris" lain yang melarikan diri.

Otoritas kesehatan Gaza pada Sabtu menyatakan bahwa sejak diberlakukannya gencatan senjata, 509 warga Palestina telah tewas dan 1.409 lainnya terluka akibat tembakan Israel. Dengan demikian, total korban tewas sejak Oktober 2023 mencapai 71.769 orang, sementara 171.251 lainnya mengalami luka-luka. Selesai

Berita

Gencatan Senjata Terancam? 32 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza

Berita | Internasional | Minggu, 1 Februari 2026 - 19:19 WIB

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:19 WIB

GAZA CITY, Mevin.ID – Eskalasi kekerasan kembali mengguncang Jalur Gaza. Sedikitnya 32 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangkaian serangan udara militer Israel (IDF) yang…

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Anadolu/py/pri.

Berita

Iran Memanas! Ayatollah Khamenei Peringatkan AS: Perang Akan Picu Konflik Skala Regional

Berita | Internasional | Minggu, 1 Februari 2026 - 19:17 WIB

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:17 WIB

TEHERAN, Mevin.ID – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) terkait meningkatnya ketegangan militer di antara kedua negara….

Berita

China Eksekusi Mati 11 Warganya yang Terlibat Mafia Scam Myanmar

Berita | Internasional | Minggu, 1 Februari 2026 - 09:00 WIB

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:00 WIB

Akhir Tragis Mafia Scam Myanmar: 11 Anggota Sindikat Keluarga Ming Dieksekusi Mati di China BANDUNG, Mevin.ID – Pemerintah China telah mengeksekusi mati 11 anggota…

Foto: iStock/Ilustrasi larangan bermain media sosial

Berita

Perangi Dampak Algoritma, Prancis Sahkan RUU Larangan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Berita | Internasional | Selasa, 27 Januari 2026 - 18:33 WIB

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:33 WIB

PARIS, Mevin.ID – Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) ambisius yang akan melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15…

: Dalam sepekan terakhir, 16-23 Januari 2023, KBRI Phnom Penh telah menangani 2.117 Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang langsung ke KBRI dan meminta fasilitasi kepulangan ke Indonesia. (Dok. Kemenlu)

Berita

Sindikat Online Scam Kamboja Bubar, Ribuan WNI Serbu KBRI Phnom Penh Minta Pulang

Berita | Internasional | Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:15 WIB

PHNOM PENH, Mevin.ID – Gelombang besar Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja. Hingga Sabtu (24/1/2026),…

Berita

Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak

Berita | Internasional | Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

KRUGER, Mevin.ID – Alam terkadang menunjukkan sisi paling brutalnya untuk menguji sebuah kasih sayang. Di tengah amukan banjir terbesar yang melanda Taman Nasional Kruger,…

Berita

Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal

Berita | Internasional | Senin, 19 Januari 2026 - 12:48 WIB

Senin, 19 Januari 2026 - 12:48 WIB

SAN FRANCISCO, Mevin.ID – Threads, platform media sosial milik Meta, untuk pertama kalinya berhasil mengungguli X (sebelumnya Twitter) dalam jumlah Pengguna Aktif Harian (DAU)…

Ilustrasi masyarakat Mali, salah satu negara di wilayah Afrika Barat. ANTARA/Anadolu/py.

Berita

Krisis Pangan Akut Mengancam 55 Juta Orang di Afrika Barat dan Tengah pada 2026

Berita | Internasional | Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:28 WIB

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:28 WIB

JENEWA, Mevin.ID – Badan Pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan serius terkait ancaman kerawanan pangan akut yang diprediksi akan menghantam 55 juta orang di…