Bertaruh Nyawa demi Sekolah, Siswa SD di Pandeglang Terpaksa Seberangi Jembatan Ambruk

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG, Mevin.ID – Semangat menuntut ilmu para siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, kini harus dibayar dengan risiko keselamatan yang tinggi.

Akibat jembatan yang ambruk dan tak kunjung diperbaiki, anak-anak ini terpaksa melewati sisa-sisa rangka bangunan yang berbahaya setiap hari agar bisa sampai ke sekolah.

Jembatan yang terletak di Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya tersebut dilaporkan ambruk sejak Sabtu, 1 Februari 2026, karena kondisi material yang sudah lapuk dimakan usia.

Viral di Media Sosial: Menuruni Tebing dengan Bambu

Sebuah rekaman video amatir berdurasi 50 detik menjadi viral setelah memperlihatkan perjuangan ekstrem para siswa. Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana para murid harus:

  • Menuruni Tebing: Menggunakan bantuan bambu untuk mencapai sisa rangka jembatan.
  • Berjalan di Atas Rangka Licin: Melangkah perlahan di atas material jembatan yang tidak lagi stabil dan licin.
  • Saling Membantu: Tak jarang para siswa saling berpegangan tangan atau dibantu warga sekitar agar tidak terjatuh ke sungai yang berada tepat di bawahnya.

Satu-satunya Akses Warga

Meskipun menyadari risiko jatuh ke sungai sangat besar, warga dan siswa tidak memiliki pilihan lain.

Mamat, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa jalur ini merupakan akses utama bagi aktivitas masyarakat.

“Terpaksa lewat sini, anak sekolah itu. Takut enggak takut, habis mau bagaimana lagi,” ujar Mamat dengan nada pasrah pada Rabu, 4 Februari 2026.

Harapan pada Pemerintah

Kekhawatiran mendalam juga dirasakan oleh warga lainnya, Muztahid, yang setiap hari menyaksikan anak-anak sekolah bertaruh nyawa.

Warga sangat berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi, setidaknya perbaikan sementara, agar pendidikan anak-anak tidak lagi dihantui maut.

“Semoga secepatnya jembatan ini dibangun,” harap Muztahid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai kapan perbaikan permanen jembatan tersebut akan mulai dilaksanakan.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru