Black Box Ditemukan, KNKT Mulai Investigasi Kecelakaan ATR 42-500

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, Mevin.ID – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah membawa kedua perangkat black box pesawat ATR 42-500 PK-THT ke Jakarta untuk memulai investigasi mendalam.

Kotak hitam yang berhasil ditemukan di lokasi ekstrem Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dilaporkan dalam kondisi fisik yang baik.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan, pemeriksaan terhadap Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR) akan segera dimulai.

“Hari ini dibawa ke Jakarta, besok kita mulai. Hasilnya bisa kami perkirakan dalam lima sampai enam hari ke depan, jika tidak ada kendala teknis,” ujar Soerjanto di Kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1/2026).

Dua perangkat kunci ini diharapkan dapat mengungkap kronologi pasti sebelum pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) itu menabrak gunung.

Data Krusial dari CVR dan FDR

Soerjanto menjelaskan, CVR memiliki empat saluran yang merekam berbagai percakapan dan suara di kokpit.

Saluran tersebut merekam komunikasi pilot dengan Air Traffic Control (ATC), percakapan antar-pilot, komunikasi kokpit ke kabin, serta seluruh suara lingkungan di dalam kokpit.

Sementara itu, FDR menyimpan sekitar 88 parameter data penerbangan teknis, seperti ketinggian, kecepatan, dan kondisi mesin.

“Semua data ini akan membantu kami mengetahui secara akurat apa yang terjadi pada pesawat sebelum kecelakaan,” tegasnya.

Tujuan Investigasi

Soerjanto menekankan bahwa tujuan utama investigasi KNKT adalah untuk mendapatkan lesson learned atau pembelajaran guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan. Hasil investigasi akan berupa laporan lengkap dan rekomendasi keselamatan.

“Jika dalam proses kami memandang perlu adanya rekomendasi segera, KNKT akan mengeluarkannya tanpa menunggu laporan akhir,” tambahnya.

Ia mengapresiasi kerja keras Tim SAR yang berhasil menemukan black box di medan yang sangat ekstrem sebelum operasi pencarian berakhir.

Soerjanto juga menjelaskan mengapa perangkat yang disebut ‘kotak hitam’ justru berwarna oranye terang.

“Ini untuk memudahkan pencarian di lokasi kecelakaan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya kedua black box, KNKT optimistis dapat mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan berbasis data, bukan sekadar dugaan atau perkiraan.

Investigasi ini menjadi langkah krusial untuk menjawab berbagai pertanyaan publik dan keluarga korban mengenai musibah yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat tersebut.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 
Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!
Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!
Langkah Awal Pengurus Baru Alumni Farmasi Pancasila: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi dengan Almamater
Heboh Penonaktifan BPJS PBI, Mensos Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien!

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:52 WIB

BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:05 WIB

OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Berita Terbaru