BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 1–3 Desember di Jabar, Sejumlah Daerah Masuk Risiko Hujan Lebat

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Bandung, Mevin.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada 1–3 Desember 2025.

Sejumlah daerah masuk kategori berisiko hujan lebat, angin kencang, hingga potensi bencana hidrometeorologis.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jabar, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa dua siklon tropis—Siklon Senyar di Selat Malaka dan Siklon Koto di Laut Filipina—saat ini memengaruhi kondisi atmosfer Indonesia.

“Siklon Senyar meningkatkan curah hujan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sementara Siklon Koto memberi dampak tidak langsung berupa hujan lebat di wilayah utara Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara,” kata Rahayu, Minggu (30/11/2025).

Selain itu, BMKG juga mencatat adanya belokan angin dan daerah konvergensi yang memperkuat pembentukan awan hujan di Jabar. Suhu permukaan laut yang masih hangat serta kelembapan udara tinggi menjadi faktor tambahan pemicu cuaca ekstrem.

Prakiraan cuaca 1–3 Desember 2025 di Jabar

BMKG memprediksi cuaca pagi hari di Jawa Barat didominasi cerah berawan, namun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi turun pada siang hingga malam hari dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Berikut wilayah berpotensi hujan lebat (50–100 mm per hari):

1 Desember 2025

  • Sumedang
  • Kota/Kabupaten Cirebon
  • Majalengka
  • Kuningan

2 Desember 2025

  • Kabupaten/Kota Bogor
  • Kabupaten/Kota Sukabumi
  • Cianjur
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Cimahi
  • Bandung Barat
  • Kabupaten/Kota Bandung
  • Sumedang
  • Majalengka
  • Kabupaten Cirebon
  • Kuningan

3 Desember 2025

  • Kabupaten/Kota Bekasi
  • Karawang
  • Subang
  • Cianjur
  • Kabupaten Sukabumi
  • Bogor
  • Kabupaten/Kota Bandung
  • Garut
  • Kabupaten Tasikmalaya
  • Kuningan

Kondisi Bandung Raya

BMKG menyebut Bandung Raya masih memiliki potensi pertumbuhan awan konvektif akibat kelembapan tinggi di lapisan 850–700 mb.

Suhu minimum diprakirakan berada di kisaran 18–20 derajat celsius dan maksimum 31–35 derajat celsius.

Peringatan potensi bencana

BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang, khususnya pada wilayah rawan longsor atau daerah dataran rendah dekat aliran sungai.

“Daerah dengan topografi curam perlu waspada terutama jika hujan terjadi terus-menerus beberapa hari. Pastikan drainase berfungsi baik dan aliran sungai tidak tersumbat,” ujar Rahayu.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib
Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan
Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:10 WIB

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29 WIB

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:10 WIB

Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:15 WIB

Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

Berita Terbaru