BNPB Laporkan Lima Korban Meninggal dan Empat Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pencarian dan pertolongan korban hilang karena banjir di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/3/2025).

Petugas gabungan melakukan pencarian dan pertolongan korban hilang karena banjir di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/3/2025).

Jakarta, Mevin.ID – Minggu Malam – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam pencarian akibat bencana banjir disertai tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kejadian ini terjadi di 12 desa yang dilanda banjir dan 30 desa di 22 kecamatan yang terdampak tanah longsor.

Korban Meninggal dan Hilang

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi daftar nama korban yang meninggal dunia:

  1. Eneng Sabiti (40 tahun)
  2. Siti Nurul Awlia (8 tahun)
  3. Nendi Saputra (7 tahun)
  4. Ooy (69 tahun)
  5. Yayar (70 tahun)

Sementara itu, empat korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan:

  1. Drajat (60 tahun)
  2. Siti Maryam (35 tahun)
  3. Ahyar Fauzi (9 tahun)
  4. Mondi (9 tahun)

Kondisi Terkini

Abdul Muhari menyatakan bahwa banjir di wilayah terdampak telah surut total. Namun, tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan upaya tanggap darurat, termasuk pencarian korban hilang dan penanganan pengungsi.

“Banjir sudah surut total, namun tim masih di lapangan untuk upaya tanggap darurat,” ujar Abdul dalam keterangan di Jakarta, Minggu malam.

Upaya Penanganan

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengerahkan alat berat, seperti ekskavator, untuk mempercepat proses pencarian korban hilang dan pemulihan dampak kerusakan lingkungan. Selain itu, tiga posko darurat telah diaktifkan untuk koordinasi dan penanganan korban.

“Pemerintah kabupaten sudah mengerahkan alat berat dan mengaktifkan tiga posko darurat untuk mempercepat proses pencarian korban hilang, penanganan pengungsi, serta pemulihan dampak kerusakan lingkungan,” jelas Abdul.

Bencana ini telah menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 12 desa dilanda banjir, sementara 30 desa di 22 kecamatan mengalami tanah longsor. Tim gabungan terus bekerja untuk memastikan semua korban ditemukan dan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

Peringatan dan Mitigasi

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampaknya, seperti banjir dan tanah longsor.

Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana terus ditingkatkan untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di masa mendatang.

Dengan upaya tanggap darurat yang dilakukan, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan cepat dan korban hilang segera ditemukan. BNPB dan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan bencana ini berjalan efektif dan terintegrasi.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki
Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!
Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:06 WIB

Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:56 WIB

Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Berita Terbaru