BOGOR, Mevin.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak Rabu (11/2) sore memicu banjir bandang di sejumlah titik.
Luapan anak sungai tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga membawa material lumpur, bebatuan, hingga menyeret satu unit kendaraan milik warga.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, wilayah terdampak paling parah meliputi Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti di Kecamatan Babakan Madang, serta Desa Leuwinutug di Kecamatan Citeureup.
Kerusakan Bangunan dan Dampak Warga
Di Desa Cijayanti, terjangan air menyebabkan kerusakan fisik pada hunian warga. Tercatat 4 unit rumah mengalami rusak sedang (RS) dengan kondisi tembok samping ambruk dan dinding kamar jebol. Selain itu, 1 unit rumah mengalami rusak ringan (RR) akibat tembok dapur yang jebol.
Secara keseluruhan, dampak banjir di wilayah ini mencakup:
-
Desa Cijayanti: 5 rumah rusak, 68 rumah terdampak luapan (total 255 jiwa).
-
Desa Leuwinutug: 5 unit rumah terdampak banjir lintasan (16 jiwa).
-
Desa Bojong Koneng: Akses jalan lingkungan tertutup lumpur dan bebatuan.
Mobil Terseret Belasan Meter
Kejadian dramatis terjadi di Jalan Bali Raya, Desa Cijayanti. Sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza yang sedang terparkir dilaporkan hanyut terseret arus banjir sejauh belasan meter.
“Mobil dalam keadaan kosong saat terseret, jadi dipastikan tidak ada korban jiwa atau luka. Namun, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, Kamis (12/2).
Kondisi Terkini: Air Mulai Surut
Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengonfirmasi bahwa per Kamis pagi kondisi air telah berangsur surut. Tim gabungan dari BPBD, aparat setempat, dan warga mulai bahu-membahu membersihkan sisa-sisa material pascabencana.
“Saat ini air sudah surut. Material lumpur dan bebatuan yang menutupi jalan sedang dibersihkan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi,” kata Hadi.
Ketinggian air saat kejadian dilaporkan bervariasi antara 50 cm hingga 160 cm. Meskipun banjir telah surut sekitar pukul 20.00 WIB pada hari Rabu, proses pembersihan total dan asesmen lanjutan masih terus dilakukan guna memastikan keamanan bangunan yang terdampak sebelum kembali ditempati warga secara penuh.***
Penulis : Dadi Munardi
Editor : Bar Bernad





![BPTJ akan membatasi truk angkutan barang di masa libur Nataru 2023, mulai 24 Desember. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2026/03/29108-jalan-tol-jakarta-cikampek-ditutup-imbas-demo-buruh-di-cikarang-225x129.webp)





![BPTJ akan membatasi truk angkutan barang di masa libur Nataru 2023, mulai 24 Desember. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2026/03/29108-jalan-tol-jakarta-cikampek-ditutup-imbas-demo-buruh-di-cikarang-360x200.webp)














