Bonus Demografi Terancam Gagal, 67 Persen Pengangguran Didominasi Gen Z

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pencari Kerja

Ilustrasi Pencari Kerja

Jakarta, Mevin.ID – Pernyataan Apindo soal hampir 67 persen pengangguran berasal dari Gen Z bukan sekadar statistik. Itu tanda bahwa Indonesia belum benar-benar siap memanen bonus demografi yang selama ini dibanggakan dalam pidato pejabat dan strategi pembangunan.

Harapan tentang mesin pertumbuhan baru tersendat di pintu masuk dunia kerja.

Selama ini narasi publik sering menyudutkan anak muda: “pilih kerjaan”, “maunya gaji besar”, “tak mau proses”.

Data terbaru justru menunjukkan akar persoalan ada pada struktur ekonomi yang makin sempit menyediakan kerja layak. Mayoritas pertumbuhan pekerjaan justru datang dari sektor informal dengan jaminan minim.

Investasi besar pun tidak otomatis menciptakan lapangan kerja seperti dulu. Digitalisasi membuat penyerapannya turun drastis. Satu triliun rupiah yang dulu menciptakan ribuan posisi, kini hanya seribuan. Industri makin padat modal, bukan padat karya.

Jika tren ini dibiarkan, gagalnya regenerasi tenaga kerja formal akan memukul produktivitas jangka panjang. Indonesia bisa kehilangan momentum untuk naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi, karena generasi mudanya terjebak dalam pekerjaan tanpa proteksi dan tanpa jenjang karier.

Masalahnya bukan hanya “Gen Z menganggur”, melainkan ekosistem ketenagakerjaan yang belum bertransformasi.

Pemerintah dan dunia usaha perlu mendesain ulang strategi penciptaan kerja: memperluas industri padat karya berteknologi menengah, menata hubungan gig economy, serta memperkuat vokasi berbasis kebutuhan industri nyata.

Bonus demografi adalah jendela kesempatan yang hanya terbuka sesaat. Ketika 67 persen angkatan kerja muda tak menemukan akses ke dunia kerja formal, masa depan ekonomi ikut terancam.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!
Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 
Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:34 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Berita Terbaru

Ilustrasi bunuh diri. (Envato/LightFieldStudios)

Kolom

Skrining Dini Kesehatan Mental

Selasa, 20 Jan 2026 - 19:29 WIB