BPJS PBI 113 Ribu Warga Bekasi Dinonaktifkan, Dinkes & Dinsos Buka Layanan Aktivasi Cepat

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana antrean pengaktifan ulang BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di kantor dinas sosial kota Bekasi, Jalan Ir. H Juanda, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Selasa (10/2/2026).(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)

i

Suasana antrean pengaktifan ulang BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di kantor dinas sosial kota Bekasi, Jalan Ir. H Juanda, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Selasa (10/2/2026).(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)

BEKASI, Mevin.ID – Kebijakan pemerintah pusat menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) secara mendadak mulai memicu kendala layanan di lapangan. Di Kota Bekasi, tercatat sebanyak 113.800 peserta terdampak kebijakan pemutakhiran data nasional ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengakui adanya gangguan pelayanan, terutama bagi warga yang menjalani pengobatan rutin.

“Pastinya ada masalah, karena kegiatan ini dilakukan secara mendadak oleh pemerintah pusat. Untuk masyarakat yang rutin melakukan pengobatan, tentu akan bermasalah,” ujar Satia di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (10/2).

Solusi Bagi Warga: Segera Lapor ke Dinsos

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga yang status BPJS-nya nonaktif untuk tidak panik. Warga diminta segera melakukan validasi data ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi guna memastikan apakah mereka masih layak menerima bantuan atau perlu dialihkan ke skema lain.

Kepala Dinsos Kota Bekasi, Robert TP Siagian, menjelaskan bahwa proses reaktivasi bisa dilakukan dengan membawa dokumen berikut:

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

  • Kartu BPJS Kesehatan.

  • Surat rujukan atau data medis (untuk yang sedang sakit/berobat).

Aktivasi “Satu Hari Jadi” untuk Kondisi Darurat

Dinsos menjamin proses aktivasi kembali bisa berjalan cepat, terutama bagi warga yang memiliki kebutuhan medis mendesak (urgen).

“Rata-rata bagi warga yang memang betul-betul membutuhkan, dalam hari yang sama statusnya sudah bisa aktif. Kami terus berkomunikasi dengan Kementerian Sosial dan BPJS,” tegas Robert.

Hingga saat ini, Dinsos mencatat sudah ada 586 peserta yang berhasil diaktifkan kembali, mayoritas merupakan pengidap penyakit kronis atau katastropik.

Alur Reaktivasi melalui SIKS-NG

Proses pemulihan status peserta dilakukan secara digital melalui aplikasi SIKS-NG. Petugas akan mengunggah dokumen warga untuk diverifikasi oleh Kementerian Sosial sebelum terkoneksi kembali dengan sistem BPJS Kesehatan.

Langkah pemutakhiran data ini dilakukan negara untuk memastikan subsidi iuran tepat sasaran. Bagi warga yang sudah mampu secara ekonomi, pemerintah mendorong untuk beralih secara mandiri ke BPJS kategori Mandiri agar kuota PBI dapat dialokasikan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.***

Facebook Comments Box

Editor : Pratigto

Sumber Berita: Kompas

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026
Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB