BREAKING NEWS: Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Perdagangan Minyak Dunia Terancam Lumpuh

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEHERAN, Mevin.ID – Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai babak baru yang semakin menegangkan. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah menutup Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal internasional.

Menurut laporan dari pejabat misi kelautan Uni Eropa, Aspides, yang dikutip oleh Reuters pada Sabtu (28/2/2026), seluruh kapal yang berada di kawasan tersebut menerima pesan siaran dari IRGC. Pesan tersebut menegaskan bahwa, “tidak ada kapal yang boleh melintasi Selat Hormuz”.

Langkah drastis ini diambil Iran sebagai bagian dari gelombang serangan balasan terhadap agresi yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Jalur Vital Minyak Dunia

Penutupan Selat Hormuz merupakan ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global. Selat ini dikenal sebagai salah satu rute perdagangan minyak paling vital di dunia.

Data menunjukkan, lebih dari 21 juta barel minyak melintas melalui selat ini setiap harinya, yang mencakup sekitar 37 persen dari lalu lintas perdagangan minyak laut dunia. Penutupan ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah secara global.

Iran Klaim Dominasi Penuh

Sebelumnya, pejabat militer Iran menegaskan dominasi penuh mereka atas selat yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman tersebut.

Iran mengklaim memiliki jaringan rudal bawah tanah yang mampu melacak dan menghancurkan kapal-kapal yang mengancam keamanan wilayah mereka, termasuk kapal-kapal AS yang beroperasi di kawasan tersebut.

Tensi semakin tinggi setelah diketahui Iran juga memiliki jaringan rudal penjelajah dengan jangkauan hingga 1.000 kilometer yang siap diluncurkan dari fasilitas bawah tanah.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:04 WIB

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru