Manchester, Mevin.ID – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menyindir komentar salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, yang menyebut beberapa pemain United “tidak cukup bagus” dan “dibayar terlalu mahal”. Fernandes berbicara usai mencetak tiga gol dalam kemenangan 4-1 atas Real Sociedad di leg kedua babak 16 besar Liga Europa, Kamis (14/3/2025), yang membawa United lolos ke perempat final melawan Lyon.
Pada Senin (11/3/2025), Ratcliffe menyebut beberapa pemain, termasuk Rasmus Højlund, André Onana, dan Casemiro, sebagai “tidak cukup bagus” dan “dibayar terlalu mahal”. Ketiga pemain tersebut tampil baik melawan Real Sociedad, dan Fernandes ditanya tentang komentar Ratcliffe usai pertandingan.
“Tentu saja tidak menyenangkan mendengar hal-hal tertentu,” kata Fernandes. “Saya rasa tidak ada pemain yang suka mendengar kritik atau komentar bahwa mereka tidak cukup baik atau dibayar terlalu mahal. Setiap orang memiliki kontraknya sendiri. Klub menyetujui kontrak itu saat Anda datang atau memperbarui kontrak. Tugas kami adalah membuktikan bahwa kami bisa menjadi penting bagi klub.”
Standar Tinggi di Manchester United
Fernandes menegaskan bahwa bermain untuk Manchester United berarti harus siap menghadapi standar tinggi dan tekanan media. “Kami tidak bisa bersantai di klub ini. Ada standar tinggi dan perhatian besar dari media. Anda harus fokus pada permainan dan terus meningkatkan diri,” ujarnya.
Pada Agustus 2024, Fernandes menandatangani kontrak baru hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Ia mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan untuk hengkang. “Saya duduk bersama klub karena saya mendapat tawaran untuk hengkang. Kami membicarakan kemungkinan saya pergi atau bertahan,” kata Fernandes.
“Klub dan Erik ten Hag sangat jelas dengan saya. Mereka mengatakan saya akan menjadi bagian besar dari pembangunan kembali ini. Sayangnya, kami tidak memulai musim dengan baik. Erik kehilangan pekerjaannya karena hasil dan penampilan kami, tetapi kesalahan itu ada pada semua orang, bukan hanya manajer.”
Menanggapi Kritik Roy Keane
Bulan lalu, mantan kapten United, Roy Keane, mengkritik kepemimpinan Fernandes dalam podcast Overlap, dengan menyatakan bahwa “Bruno bukanlah seorang petarung”. Fernandes membantah kritik tersebut dan menyatakan bahwa ia berusaha menjadi kapten terbaik bagi rekan satu timnya.
“Setiap orang punya pendapat, dan itu wajar. Roy Keane adalah kapten luar biasa untuk klub ini, salah satu yang terbaik. Saya sangat menghormatinya,” kata Fernandes.
“Dia memberikan pendapatnya, dan itu adalah apa yang dia pikirkan tentang saya. Tugas saya adalah mencoba mengubah pikirannya dengan performa di lapangan. Saya tidak ingin meniru siapa pun. Saya berusaha menjadi kapten terbaik bagi rekan satu tim saya dan membantu mereka dengan cara terbaik yang saya tahu.”
Fernandes mengakui bahwa dirinya masih memiliki banyak hal yang harus ditingkatkan, baik sebagai kapten, pemain, maupun pribadi. “Kritik akan selalu ada, dan itu akan membuat saya tumbuh. Saya menyadari bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh,” ujarnya.
Dengan performa gemilangnya melawan Real Sociedad, Fernandes membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi pemain kunci bagi Manchester United. Namun, tantangan besar masih menanti, terutama dalam menghadapi tekanan dan ekspektasi tinggi di klub sebesar United.***
Penulis : Ardi
Sumber Berita: The Guardian


























