Buntut Aksi Preman Barbar Tonjok Emak-emak, Pantai Santolo Garut Digratiskan

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Mevin.ID – Seorang ibu rumah tangga menjadi korban penganiayaan di kawasan retribusi objek wisata Pantai Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Akibat aksi brutal preman lokal ini, pelaku pun digulung aparat kepolisian sekaligus pembebasan retribusi alias gratis bagi setiap pengunjung Pantai Santolo.

Kejadian penganiayaan itu berlangsung pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.30 WIB ini diduga bermula dari perselisihan terkait penarikan retribusi di lokasi tersebut.

Kapolsek Cikelet, Iptu Aktas Komalsyah Siregar mengonfirmasi bahwa korban, warga Kampung Santolo, mengalami luka sobek di bagian pelipis kanan akibat pukulan. Dugaan sementara, adu mulut antara korban dengan terduga pelaku berujung pada tindak kekerasan fisik.

“Terduga pelaku yang berinisial AY (35), juga warga setempat, telah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Korban telah mendapat pertolongan medis di Puskesmas Cikelet,” jelas Kapolsek, mengutip Tribratanews, Kamis (1/2/2026).

Polsek Cikelet telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan mendalami motif serta kronologi kejadian. Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar selalu menyelesaikan masalah dengan cara damai dan menghindari tindakan anarkis.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengedepankan musyawarah, tidak menggunakan kekerasan, demi keamanan dan ketertiban bersama, khususnya di kawasan wisata,” tegas Iptu Aktas.

Insiden ini menjadi perhatian aparat untuk menjaga kondusivitas objek wisata Pantai Santolo, yang merupakan salah satu destinasi andalan di pesisir selatan Garut.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Jadi Operasi Ketiga di Awal 2026
Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 
Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK
Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air
Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga
Duka di Tengah Banjir Bekasi: Seorang Lansia Meninggal Terseret Arus, Ratusan Warga Mulai Mengungsi
Ketika Kekhawatiran Warga Cirebon Tak Terbendung terkait Kebun Sawit Ilegal di Bukit Cigobang
Bekasi Dikepung Banjir Hebat: 16 Kecamatan Terendam, Ribuan KK Terdampak dan Jalur Transportasi Lumpuh

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:30 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Jadi Operasi Ketiga di Awal 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 19:00 WIB

Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 

Senin, 19 Januari 2026 - 18:09 WIB

Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK

Senin, 19 Januari 2026 - 17:05 WIB

Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air

Senin, 19 Januari 2026 - 13:59 WIB

Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru