Bupati Bekasi Terjaring OTT KPK, Wakil Bupati Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTT KPK - Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja. Dirinya memastikan pemerintahan berjalan normal pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto : wartakota tribun

OTT KPK - Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja. Dirinya memastikan pemerintahan berjalan normal pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto : wartakota tribun

Bekasi, Mevin.ID – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menegaskan bahwa pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal.

Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, memberikan pernyataan resmi usai memimpin Apel Bela Negara di Plaza Pemkab Bekasi pada Jumat (19/12/2025). Ia meminta masyarakat dan ASN untuk tetap tenang meski situasi sedang dalam penyelidikan lembaga antirasuah.

Pemerintahan Berjalan Normal

Asep memastikan bahwa tertangkapnya orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut tidak akan melumpuhkan birokrasi.

“Hari ini Bekasi tetap seperti biasa, pemerintahan berjalan dengan lancar. Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Asep kepada media.

Senada dengan Wakil Bupati, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, menegaskan bahwa tidak ada gangguan berarti dalam aktivitas ASN.

Pantauan di lapangan menunjukkan pegawai tetap beraktivitas seperti biasa, meski tujuh ruang kerja di lingkungan Pemkab Bekasi telah disegel KPK.

Kronologi Singkat dan Penyegelan Ruangan

KPK melakukan operasi senyap pada Kamis (18/12/2025) malam. Dalam operasi tersebut, sekitar 10 orang diamankan, termasuk Bupati Ade Kuswara Kunang. Sebelum terjaring OTT, Ade dikabarkan sempat “menghilang” selama dua hari dan tidak menghadiri beberapa agenda penting di Cianjur dan Bandung.

Hingga saat ini, KPK telah menyegel sejumlah titik strategis, di antaranya:

  • Ruang Kerja Bupati Bekasi.
  • Kantor Dinas Pemuda, Budaya, dan Olahraga (Disbudpora).
  • Kantor Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang.
  • Kantor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi.

KPK Gelar Tiga OTT Serentak

Aksi di Bekasi ternyata merupakan bagian dari rangkaian operasi besar KPK. Dalam waktu 24 jam, KPK melakukan tiga OTT di lokasi berbeda:

1. Banten: Mengamankan 9 orang, termasuk seorang Jaksa dari Kejati Banten dan pengacara, dengan barang bukti uang sekitar Rp900 juta.

2. Bekasi: Mengamankan 10 orang, termasuk Bupati Bekasi.

3. Kalimantan Selatan (Hulu Sungai Utara): Mengamankan 6 orang yang saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa timnya masih melakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam waktu 1 \times 24 jam.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Bandung Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Begini Penjelasan BMKG
Proyek Geothermal Cipendawa Memanas, Warga Pasircina Usir Paksa Alat Berat PT DMGP
Viral! Emak-Emak Lumajang Minta Gunung Semeru Dipindah: ‘Biar saya aman di sini’
Bertaruh Nyawa di Teras Musala: Kisah Mata Nuraini, Ibu di Palembang yang Melahirkan dalam Keterbatasan
Tragis! Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa Secara Brutal, Korban Alami Trauma Berat
14 Ton Kabel Optik di Buahbatu Diturunkan, 2 Jalur Ini Jadi Sasaran Diskominfo & Apjatel Selanjutnya 
Evaluasi Wisata Bandung: Walkot Farhan Temukan Banyak Kotoran Manusia di Ruas Jalan Utama
Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mengapa Bandung Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Begini Penjelasan BMKG

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:50 WIB

Proyek Geothermal Cipendawa Memanas, Warga Pasircina Usir Paksa Alat Berat PT DMGP

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:40 WIB

Viral! Emak-Emak Lumajang Minta Gunung Semeru Dipindah: ‘Biar saya aman di sini’

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:55 WIB

Bertaruh Nyawa di Teras Musala: Kisah Mata Nuraini, Ibu di Palembang yang Melahirkan dalam Keterbatasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:50 WIB

Tragis! Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa Secara Brutal, Korban Alami Trauma Berat

Berita Terbaru