Bupati Bogor Undang Seluruh Kepala Daerah se-Jabar Bahas Masalah Kewilayahan  

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Cibinong, Mevin.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengundang seluruh kepala daerah se-Provinsi Jawa Barat untuk hadir dalam pertemuan penting di Kabupaten Bogor pada Kamis (13/3).

Pertemuan yang akan digelar di Komplek Perkantoran Pemkab Bogor, Cibinong, ini rencananya juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta beberapa menteri Kabinet Merah Putih.

“Kalau tidak ada perubahan, kami mengundang beberapa menteri dan seluruh bupati-wali kota se-Provinsi Jawa Barat sekaligus silaturahmi bersama buka puasa,” ujar Rudy di Cibinong, Rabu (12/3).

Rudy menekankan bahwa kolaborasi antarwilayah merupakan kunci untuk mengatasi berbagai persoalan, termasuk penanganan bencana yang membutuhkan koordinasi dari hulu hingga hilir. Ia meyakini, kerja sama yang solid antara pemangku kepentingan akan membawa solusi yang lebih efektif.

Sebelumnya, Rudy telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, serta Wali Kota Depok Supian Suri di Bekasi, Jumat (7/3). Pertemuan tersebut membahas penanganan banjir akibat luapan Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi, yang berujung di Bojongkulur, Kabupaten Bogor, dan berdampak parah di Kota Bekasi.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara simultan dari hulu hingga hilir. Pembagian kewenangan penting untuk dipahami masing-masing daerah agar penanganan bisa tuntas dan tidak berulang di masa mendatang,” tegas Rudy.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan fokus pada penanganan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang melintasi wilayah Bojongkulur, serta penanganan kawasan Puncak. Rudy berharap kolaborasi ini juga melibatkan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan penanganan yang komprehensif.

“Kita bicaranya di bawah, di Bekasi, kita juga sama-sama berkolaborasi. Untuk Puncak, mudah-mudahan dari Pemprov DKI juga ada pengertian yang sama dengan kita. Kita kolaborasi bersama-sama,” kata Rudy.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarwilayah dalam mengatasi berbagai persoalan kewilayahan, terutama terkait penanganan banjir dan pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Guru Honorer di Jeneponto Dicopot Mendadak demi Keponakan Kepsek, Disdikbud Turun Tangan
Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki
Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!
Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:02 WIB

Viral Guru Honorer di Jeneponto Dicopot Mendadak demi Keponakan Kepsek, Disdikbud Turun Tangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:06 WIB

Fenomena “Siang Dingin” di Indramayu & Majalengka, Warga Sampai Tidur Pakai Kaus Kaki

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:56 WIB

Babak Baru Konflik GBI Bodogol: Opang Tuntut Rp12 Juta untuk “Zona Hijau”, Ini Klarifikasinya!

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Berita Terbaru