Buruh Kota Bekasi Desak Kenaikan Upah 10–15 Persen, Ancaman Mogok Daerah Menguat

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heru Purdiyanto saat orasi di Depan Disnaker Kota Bekasi menyampaikan tuntutan kenaikan dan penyesuaian UMK/UMSK 2026 Kota Bekasi sebesar 10% sampai 15%.

Heru Purdiyanto saat orasi di Depan Disnaker Kota Bekasi menyampaikan tuntutan kenaikan dan penyesuaian UMK/UMSK 2026 Kota Bekasi sebesar 10% sampai 15%.

Bekasi, Mevin.ID – Rapat Dewan Pengupahan Kota (Depekot) Bekasi di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Jalan Ahmad Yani, Margajaya, Bekasi Selatan, berlangsung tertutup pada Selasa siang.

Di luar gedung, ratusan buruh dari berbagai serikat yang tergabung dalam Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggelar aksi untuk mengawal pembahasan upah 2026.

Plt Kepala Disnaker Kota Bekasi yang juga Ketua Depekot mengundang seluruh anggota sejak pukul 13.00 WIB. Rapat membahas penetapan Upah Minimum Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Bekasi.

Ketua Forum FSPMI Kota Bekasi, Heru Purdiyanto, mengatakan buruh menuntut kenaikan upah 10–15 persen pada 2026. Tuntutan ini, kata Heru, didasarkan pada survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan Depekot.

“Jika tuntutan ini tidak direspons Pemerintah Kota Bekasi, kami siap menggelar aksi besar-besaran hingga mogok daerah pada Desember 2025,” ujar Heru kepada media.

Sementara itu, Koordinator Buruh Bekasi Melawan, Sarino dan Hadi Maryono, dalam surat resminya meminta seluruh pengurus PUK/Basis SP/SB se-Kota Bekasi hadir untuk mengawal proses penentuan UMK.

Untuk pembahasan UMSK, Depekot membutuhkan data Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dari perusahaan-perusahaan di tiap unit kerja agar dapat dijadikan dasar kajian sektoral.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa
Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Fakta di Balik Viral Video Mengharukan
Viral Lansia di Bandung Barat Dievakuasi Pakai Ekskavator karena Akses Jalan Terputus
Bau Menyengat dan Sampah Menggunung, Potret Darurat Lingkungan di Tangsel
BIG 2025 Soroti Kunci Investasi Bekasi: Kota Nyaman, UMKM Kuat, Pasar Global Terbuka
TNBS Tertibkan Sawit Ilegal, Hampir 100 Hektare Lahan Gambut Dipulihkan
Dari Hari Ibu hingga Public Speaking, IKIAD Dorong Peran Strategis Perempuan di Lingkar Legislatif Jawa Barat
LPBI NU Jawa Barat Tegaskan Komitmen Dukung Perjuangan Warga Eretan Wetan Hadapi Banjir Rob dan Krisis Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:28 WIB

Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa

Senin, 15 Desember 2025 - 17:25 WIB

Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Fakta di Balik Viral Video Mengharukan

Senin, 15 Desember 2025 - 17:13 WIB

Viral Lansia di Bandung Barat Dievakuasi Pakai Ekskavator karena Akses Jalan Terputus

Senin, 15 Desember 2025 - 16:32 WIB

Bau Menyengat dan Sampah Menggunung, Potret Darurat Lingkungan di Tangsel

Senin, 15 Desember 2025 - 12:36 WIB

BIG 2025 Soroti Kunci Investasi Bekasi: Kota Nyaman, UMKM Kuat, Pasar Global Terbuka

Berita Terbaru