Bye-bye Tap Kartu! Jasa Marga Targetkan 700 Gerbang Tol Nirhenti di 2026 Lewat Fitur ‘Travoy Go’

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membidik tambahan 700 GT dapat melayani transaksi tanpa tap kartu pembayaran pada 2026. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

i

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membidik tambahan 700 GT dapat melayani transaksi tanpa tap kartu pembayaran pada 2026. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

JAKARTA, Mevin.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) siap melakukan revolusi transaksi di jalan tol pada tahun 2026.

Perusahaan pelat merah ini membidik penambahan 700 Gerbang Tol (GT) yang dapat melayani transaksi tanpa perlu melakukan tap kartu pembayaran (touchless).

Inovasi ini dihadirkan melalui fitur Travoy Go di dalam aplikasi Travoy. Dengan teknologi ini, pengendara tidak perlu lagi menghentikan kendaraan sepenuhnya di gerbang tol, melainkan cukup melintas dengan kecepatan tertentu.

Melintas 20 Km/Jam, Gerbang Terbuka Otomatis

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, menjelaskan bahwa sistem nirhenti ini dirancang untuk memangkas waktu antrean di gerbang tol yang sering kali menjadi titik kemacetan.

“Pengguna cukup melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer (km) per jam. Nantinya sistem akan membuka gerbang tol secara otomatis tanpa perlu melakukan tap kartu,” ujar Rivan di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Saat ini, sudah terdapat 97 gerbang nirhenti yang beroperasi di wilayah Jakarta. Dengan target tambahan 700 gerbang di tahun ini, Jasa Marga optimis layanan Single Lane Free Flow (SLFF) berbasis aplikasi ini akan menjadi standar baru mobilitas di jalan tol.

Fitur Unggulan Aplikasi Travoy: Dari ‘Panic Button’ Hingga Radar Live

Selain transaksi nirhenti, aplikasi Travoy juga dikembangkan sebagai asisten pribadi yang canggih bagi pengguna jalan. Beberapa fitur kunci yang diperkenalkan adalah:

  • Panic Button: Fitur darurat bagi pengendara yang mengalami kendala di jalan tol. Cukup sekali tekan, tim patroli Jasa Marga akan langsung merespons dan menuju lokasi.
  • Pantauan Lalu Lintas Real-Time: Berbeda dengan aplikasi navigasi pada umumnya, Travoy menyajikan data kepadatan murni berdasarkan radar dan 3.500 kamera CCTV yang tersebar di seluruh ruas tol.
  • Informasi Fasilitas & Keselamatan: Menjelang periode Lebaran 2026, Travoy akan merilis informasi lengkap mengenai lokasi Rest Area, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL), hingga titik rawan kecelakaan (black spot).

Komitmen Pelayanan Berkelanjutan

Langkah masif JSMR dalam digitalisasi layanan jalan tol ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Validasi data yang disajikan secara live diharapkan membantu pengendara mengambil keputusan perjalanan yang lebih cerdas.

“Validasinya adalah persis saat dilihat secara live. Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu panik saat terjadi kejadian khusus di jalan tol,” pungkas Rivan.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: IDXChannel

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Brain Rot, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan AI Instan di Sekolah SD hingga SMA
JMTM Perkenalkan ‘Travoy Patch’ di Kaltim: Solusi Cepat dan Inovatif Perbaikan Jalan Berlubang
Krisis Etika di OpenAI: Kepala Tim Robotika Mundur Usai Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon
Selat Hormuz Memanas, Menteri Bahlil Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik untuk Amankan Energi Nasional
Parade Diseminasi Penelitian: Gebrakan Ilmiah Perdana Pengurus Baru KAUP Komisariat Farmasi Universitas Pancasila
Produksi Lokal Kewalahan, Agrinas Terpaksa Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Bom Waktu Sektor Logistik: Pikap Impor India Euro 6 Tak Bisa “Minum” Biosolar, Agrinas Disorot
Viral! Bocoran Brief Konten ‘Buzzer’ Makan Bergizi Gratis Tersebar, Strategi Poles Citra di Tengah Kritik

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIB

Cegah Brain Rot, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan AI Instan di Sekolah SD hingga SMA

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:05 WIB

JMTM Perkenalkan ‘Travoy Patch’ di Kaltim: Solusi Cepat dan Inovatif Perbaikan Jalan Berlubang

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:10 WIB

Krisis Etika di OpenAI: Kepala Tim Robotika Mundur Usai Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:49 WIB

Selat Hormuz Memanas, Menteri Bahlil Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik untuk Amankan Energi Nasional

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:44 WIB

Parade Diseminasi Penelitian: Gebrakan Ilmiah Perdana Pengurus Baru KAUP Komisariat Farmasi Universitas Pancasila

Berita Terbaru