China Dukung Rencana Tata Kelola Pascaperang di Gaza yang Dipimpin Rakyat Palestina

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan terlihat di antara rumah-rumah yang hancur di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara, pada 19 Februari 2025. (Foto oleh Rizek Abdeljawad/Xinhua)■

Kendaraan terlihat di antara rumah-rumah yang hancur di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara, pada 19 Februari 2025. (Foto oleh Rizek Abdeljawad/Xinhua)■

Beijing, Mevin.ID – China menyatakan dukungannya terhadap rencana tata kelola pascaperang di Gaza yang didukung oleh rakyat Palestina dan disetujui oleh negara-negara Arab. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers rutin pada Rabu (5/3).

Lin menegaskan bahwa China mendukung upaya Mesir dan negara-negara Arab lainnya untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan dan efektif dari perjanjian gencatan senjata di Gaza, memfasilitasi bantuan kemanusiaan, serta mengembalikan keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Rencana Rekonstruksi Gaza

Dukungan China ini mengikuti hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) darurat yang digelar di Kairo, Mesir, pada Selasa (4/3). Dalam KTT tersebut, para pemimpin Arab menyetujui rencana rekonstruksi Gaza yang diajukan oleh Mesir. Rencana ini diperkirakan membutuhkan biaya sekitar 53 miliar dolar AS (sekitar Rp862 triliun) dan bertujuan untuk mencegah pengusiran warga Palestina dari wilayah Gaza.

Selain itu, KTT juga menyepakati pembentukan komite teknokratik nonfaksi yang akan mengelola Gaza selama minimal enam bulan di bawah naungan Otoritas Palestina. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola yang stabil dan inklusif di Gaza pascakonflik.

Prinsip “Rakyat Palestina yang Memerintah Palestina”

Lin menekankan pentingnya prinsip “rakyat Palestina yang memerintah Palestina” dalam pemerintahan pascaperang di Gaza. Menurutnya, prinsip ini harus sejalan dengan solusi dua negara, yang bertujuan untuk mencapai hidup berdampingan secara damai antara Palestina dan Israel, serta mewujudkan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.

“China percaya bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di kawasan ini,” ujar Lin.

Dukungan China terhadap Upaya Perdamaian

China secara konsisten mendukung upaya-upaya internasional untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Dukungan terhadap rencana rekonstruksi Gaza dan tata kelola pascaperang ini merupakan bagian dari komitmen China untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.

Dengan dukungan ini, China berharap proses rekonstruksi Gaza dapat berjalan lancar, bantuan kemanusiaan dapat disalurkan dengan efektif, dan stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut dapat terwujud.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu MBG di Bulan Puasa: Ada Kurma, Susu, hingga Telur Puyuh
Black Box Ditemukan, KNKT Mulai Investigasi Kecelakaan ATR 42-500
Seni Cadas Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Muna Sulawesi, Usianya 67.800 Tahun
Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS
Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:00 WIB

Black Box Ditemukan, KNKT Mulai Investigasi Kecelakaan ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:15 WIB

Seni Cadas Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Muna Sulawesi, Usianya 67.800 Tahun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Berita Terbaru