China Terima Jabatan Ketua Dewan Keamanan PBB pada Februari

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanada, Mevin.ID – China pada Senin mengambil alih jabatan ketua bergilir Dewan Keamanan PBB dari Aljazair untuk bulan Februari.

“Merupakan suatu kehormatan bagi China dan bagi saya pribadi untuk memangku jabatan presiden Dewan Keamanan pada bulan Februari. Kami memandang ini sebagai tanggung jawab penting. Kami akan melaksanakan tugas kami secara konstruktif dan profesional untuk meningkatkan solidaritas di antara anggota dewan dan memastikan bahwa dewan memenuhi mandatnya,” kata Fu Cong, perwakilan tetap China untuk PBB, kepada wartawan.

Mengatakan bahwa “situasi di Timur Tengah tetap menjadi prioritas” bagi agenda China bulan ini, Fu mengatakan akan ada rapat Dewan Keamanan tentang konflik Palestina, Suriah dan Yaman.

“Sekarang ada gencatan senjata, tetapi situasinya masih rapuh,” katanya soal Gaza.

Memperhatikan bahwa meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang diduduki akan dipantau secara ketat, utusan China tersebut mengatakan bahwa dia telah bertemu dengan utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, pada Senin pagi dan dia “meminta Dewan Keamanan untuk mengambil tindakan cepat guna menghentikan situasi tersebut.”

“Kami tengah berkonsultasi dengan negara-negara anggota Dewan Keamanan mengenai kemungkinan pertemuan tersebut, dan kami tengah berkonsultasi mengenai format dan waktu pertemuan tersebut,” katanya, sambil menambahkan bahwa larangan Israel terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) akan diawasi secara ketat.

Dia juga melaporkan bahwa situasi di seluruh benua Afrika, yaitu Sudan, Sudan Selatan, Libya, Republik Afrika Tengah, dan Republik Demokratik Kongo (DRC), “akan menjadi prioritas lain dalam agenda Dewan.”

Ketika ditanya tentang kemungkinan resolusi terkait DRC, dia mengatakan, “Memang, salah satu anggota Dewan Keamanan tengah melontarkan gagasan bahwa mungkin ada resolusi (gencatan senjata),” dan menambahkan bahwa China mendukung gagasan tersebut.

Fu selanjutnya mengumumkan debat terbuka tingkat tinggi pada tanggal 18 Februari, yang akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“Debat terbuka ini bertujuan untuk mendorong negara-negara meninjau kembali aspirasi awal PBB, menegaskan kembali komitmen mereka terhadap multilateralisme dan peran penting Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk Dewan Keamanan, serta mengeksplorasi cara-cara untuk mereformasi dan meningkatkan tata kelola global,” katanya.

Kepemimpinan Dewan Keamanan akan berpindah dari China ke Denmark pada bulan Maret. (*)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Anadolu

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran “Segel” Selat Hormuz bagi AS dan Israel, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih!
Respons Ketegangan Iran vs AS-Israel, TNI: Siaga 1
Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:51 WIB

Iran “Segel” Selat Hormuz bagi AS dan Israel, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih!

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Respons Ketegangan Iran vs AS-Israel, TNI: Siaga 1

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Berita Terbaru