Cianjur Siaga: Ratusan Warga Keracunan Massal, Pemkab Jamin Pemulihan Total

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Mohamad Wahyu Ferdian. ANTARA/Ahmad Fikri

i

Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Mohamad Wahyu Ferdian. ANTARA/Ahmad Fikri

Cianjur, Mevin.ID – Kabupaten Cianjur kembali diguncang oleh tragedi kesehatan massal. Dalam dua hari terakhir, sedikitnya 176 warga—termasuk puluhan siswa sekolah—mengalami keracunan makanan, memaksa pemerintah daerah untuk turun tangan penuh.

Puskesmas, rumah sakit, dan tenaga kesehatan dikerahkan ke berbagai titik demi memastikan para korban mendapat perawatan maksimal, bahkan setelah mereka pulang ke rumah.

“Kami pastikan tidak ada warga yang terabaikan, baik yang bergejala maupun tidak. Semua akan diperiksa,” kata Bupati Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian, Selasa (22/4/2025).

Santapan Berakhir Petaka

Insiden ini bermula dari dua kejadian terpisah namun berdekatan. Pertama, keracunan terjadi pada 78 siswa SMP PGRI 1 dan MAN 1 Cianjur, usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan di sekolah. Kedua, sebanyak 98 warga Kecamatan Mande jatuh sakit setelah menghadiri acara hajatan dan menyantap hidangan yang diduga terkontaminasi.

“Kita tetapkan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan, mengingat jumlah korban dan cakupannya,” ujar Yusman Faisal, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur.

Gerak Cepat Pemerintah

Dalam merespons krisis ini, Pemkab Cianjur memobilisasi seluruh puskesmas di wilayah kota dan kecamatan. Tenaga medis diperintahkan mendatangi rumah-rumah korban, bahkan warga yang tidak menunjukkan gejala pun akan diperiksa guna mencegah penyebaran dampak lanjutan.

Bupati Wahyu menegaskan, pengawasan dan pendampingan akan berlangsung hingga para korban benar-benar pulih. Selain itu, pemerintah juga menunggu hasil laboratorium dari sampel makanan yang sudah dikirimkan untuk mengidentifikasi sumber pasti racun yang mencemari makanan.

“Langkah ke depan akan sangat tergantung hasil uji lab. Tapi yang paling utama sekarang adalah memulihkan kesehatan warga dan memastikan tak ada korban susulan,” tegasnya.

Peringatan bagi Program MBG?

Kejadian ini turut memantik pertanyaan soal pengawasan kualitas makanan dalam program MBG yang digagas pemerintah pusat.

Meski bertujuan mulia, program ini dinilai rentan jika tidak dibarengi standar keamanan pangan yang ketat. Pakar dari UGM bahkan menyebut keracunan serupa di Klaten beberapa waktu lalu kemungkinan disebabkan oleh proses pengolahan yang buruk.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa
Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:28 WIB

Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru