Cirebon Tunjukkan Potensi Ekspor Furnitur Kayu ke AS, Capai 2 Juta Dolar AS pada Awal 2025

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja saat membuat furnitur berbahan kayu dan rotan di salah satu pabrik mebel di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025). ANTARA/Fathnur Rohman.

Pekerja saat membuat furnitur berbahan kayu dan rotan di salah satu pabrik mebel di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (18/4/2025). ANTARA/Fathnur Rohman.

Cirebon, Mevin.ID – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon melaporkan pencapaian signifikan dalam sektor ekspor, dengan furnitur kayu menjadi komoditas unggulan yang terus menunjukkan kinerja stabil.

Sepanjang Januari hingga Februari 2025, nilai ekspor furnitur kayu dari Cirebon ke Amerika Serikat (AS) tercatat mencapai 2,04 juta dolar AS.

“Ekspor furnitur kayu merupakan penyumbang terbesar bagi ekspor Cirebon ke AS. Permintaannya tetap stabil, terutama dari pasar Amerika,” ungkap Feni Sirgiasih, Kepala Bidang Perdagangan dan Pengendalian Harga Pokok Penting Disperdagin Kabupaten Cirebon, Jumat (17/4).

Meskipun ada fluktuasi nilai ekspor bulanan, di mana Januari tercatat 1,08 juta dolar AS dan Februari sedikit menurun menjadi sekitar 959 ribu dolar AS, Feni menegaskan bahwa furnitur kayu tetap menjadi komoditas yang dominan. Faktor musiman dan jadwal produksi menjadi alasan fluktuasi tersebut, namun kontribusi furnitur kayu tetap mendominasi ekspor produk unggulan Cirebon ke AS.

Selain furnitur kayu, komoditas lain yang turut menyumbang nilai ekspor signifikan adalah furnitur rotan yang mencatatkan ekspor senilai 3,1 juta dolar AS dan kerajinan rotan sebesar 877 ribu dolar AS. Namun, menurut Feni, furnitur kayu lebih stabil dibandingkan dengan rotan, yang permintaannya cenderung dipengaruhi oleh tren dan musim.

“Furnitur kayu lebih sustain karena berasal dari industri besar dan menengah dengan kontrak jangka panjang. Hal ini juga didukung dengan pengawasan sertifikasi kayu legal (SVLK), yang memastikan kualitas dan legalitas produk,” tambahnya.

Secara keseluruhan, sektor furnitur dan kerajinan dari bahan kayu, rotan, bambu, aluminium, hingga sintetis menyumbang 11,3 juta dolar AS atau sekitar 22,7 persen dari total ekspor Cirebon pada awal tahun ini.

“Angka ini menunjukkan bahwa industri di Cirebon masih sangat kuat berbasis manufaktur dan kerajinan tangan. Kami mendorong para pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas pasar, baik domestik maupun internasional,” tutup Feni.

Cirebon kini semakin menunjukkan kekuatannya dalam dunia ekspor, dengan furnitur kayu sebagai andalan yang terus berkembang, berpotensi membawa lebih banyak peluang bisnis ke pasar global.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Tim DVI dalam Mengungkap Identitas Korban Longsor Pasirlangu
Bahaya Bencana, Polda Jabar Tutup Tambang Emas Ilegal di Tasikmalaya
Pergerakan Tanah di Bantarujeg Majalengka: Satu Rumah Ambruk, Warga Was-was
Tragis! Pasutri di Lembang Tewas Tertimbun Longsor Saat Terlelap
Perumahan Nebraska Bekasi Terendam 2 Meter, Menteri PU Janjikan Solusi Permanen Pelebaran Sungai CBL
Dilema Hukum: Lindungi Istri dari Jambret, Suami di Sleman Malah Jadi Tersangka
Banjir Bandang Kembali Terjang Kawasan Wisata Guci: 3 Jembatan Putus, Akses Lumpuh Total
Update Longsor Cisarua: 111 Warga Hilang Tertimbun, Delapan Jenazah Ditemukan

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:00 WIB

Kisah Tim DVI dalam Mengungkap Identitas Korban Longsor Pasirlangu

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:12 WIB

Bahaya Bencana, Polda Jabar Tutup Tambang Emas Ilegal di Tasikmalaya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:00 WIB

Pergerakan Tanah di Bantarujeg Majalengka: Satu Rumah Ambruk, Warga Was-was

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:40 WIB

Tragis! Pasutri di Lembang Tewas Tertimbun Longsor Saat Terlelap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:10 WIB

Perumahan Nebraska Bekasi Terendam 2 Meter, Menteri PU Janjikan Solusi Permanen Pelebaran Sungai CBL

Berita Terbaru